Komparatif.ID, Jakarta—Rita Octavia Sinurat, seorang Youtuber berbagi kisah masa mudanya. Perempuan yang memiliki akun Youtube @ritaoctavia.sinurat berbagi kisahnya di platform Thread, dan disitat Komparatif.ID pada Selasa, 31 Maret 2026.
Rita Octavia Sinurat berbagi kisah masa mudanya, setelah lulus kuliah. Saat itu dia baru saja datang ke Jakarta sebagai perantau. Dengan penampilannya yang masuk katagori berkelas, Rita Octavia menjadi perhatian sejumlah pria hidung belang berdompet tebal.
Setelah lulus kuliah dengan status ijazah belum terbit, Rita Octavia Sinurat sempat bekerja di sebuah showroom mobil di Jakarta Selatan. Showroom yang berdekatan dengan Bank Central Asia (BCA) tersebut kini telah tutup.
Showroom tersebut menjual mobil-mobil mewah. Calon-calon buyernya tentu saja dari kalangan elit. Mulai dari pejabat, pengusaha, hingga konglomerat.
Baca: Tamannaah Bhatia Digelar Shakira India
Suatu hari Rita Octavia Sinurat berjumpa dengan seorang pejabat besar, dan langsung memberikannya uang Rp10 juta tanpa iming-iming apa pun. Sang pejabat tetap menjaga kesopanan, tak mesum, dan tidak bertingkah aneh.
Dia selalu datang ke showroom dan sering memberikan Rita uang. Bila ditotal mencapai Rp120 juta. Selama itu jangankan bertindak mesum, pegangan tangan saja tidak pernah. Sang pejabat benar-benar menjaga citranya di depan sang dara bertubuh layaknya peragawati tersebut.
“Katanya dia ikhlas bantu Aku. Dan Aku terima saja dengan polosnya,” tulis Rita di linimasa Thread.
Karena terus-menerus mendapatkan perlakuan demikian, dan akhirnya sang pejabat memaksa dirinya menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), ia merasa tidak nyaman lagi bekerja di showroom tersebut. Perempuan tersebut mengajukan resign.
“Dia maksa minta KTP Aku buat beliin aku apartemen di Sentul atas nama aku. Di situ aku baru sadar dia mau ikat aku, dan minta aku tinggal di apartemen itu untuk dia bebas bolak-balik ngunjungin,” tulis Rita Octavia Sinurat.
Sebagai perantau muda yang baru lulus kuliah, Rita Octavia pada tahun 1998 belum paham tentang modus pria hidung belang dari kalangan atas. Saat itu dia masih menggunakan sepeda motor dan bergaji UMR.
Meski saat itu dirinya belum memahami arti ani-ani, tapi dia memilih “melarikan diri” setelah tahu bila sang pria merupakan pejabat daerah yang telah memiliki dua istri dan lima anak.
Bagaimana dengan uang yang telah ia terima dari pria hidung belang itu? Rita bercerita bila uang itu habis dipakai untuk keperluan pribadinya. Saat itu gajinya UMR, dan dia tidak pernah meminta. Diberikan secara percuma tanpa iming-iming apa pun.
Bila diminta dikembalikan saat ini, Rita tentu mampu mengembalikannya. Tapi, dia tidak tahu harus mengembalikan kemana. Toh dia tidak memiliki nomor kontak yang bersangkutan.
Rita mengaku bangga berhasil keluar dari jerat yang dipasang sang pejabat. Dia menolak mendapatkan fasilitas wah seperti apartemen, uang bulanan dan mobil mewah, demi sebuah prinsip yang ia pegang teguh.
Mampu menolak menjadi perempuan simpanan, sesuatu yang sangat membanggakan dirinya.
Setelah setahun berselang, Rita menikah dengan pria pilihan ibunya. Lelaki yang dipilih oleh ibunya merupakan pria tampan, baik hati, penyayang, dan sampai sekarang mereka hidup bahagia.
Pesan Rita Octavia Sinurat Kepada Pria Hidung Belang
Dia berpesan kepada para lelaki, bahwa tidak semua cewek menjual tampangnya demi mendapatkan uang banyak. Tidak semua cewek matre. Bahkan dirinya sendiri pernah berpacaran dengan beberapa pria berduit, tapi tak pernah ia porotin.
“Untuk para cewek, percayalah jadi simpenan suami orang ga bikin hati dan pikiran lo nyaman seumur hidup,” pesannya.













