
Komparatif.ID, Bireuen– Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Bireuen menyalurkan 2.300 paket bantuan kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, pada Senin (16/2/2025).
Penyaluran bantuan dilakukan di desa-desa yang mengalami kerusakan akibat bencana. Paket Ramadhan yang dibagikan berisi kebutuhan pokok, perlengkapan salat, dan Al-Qur’an. Bantuan ini merupakan amanah dari MPR RI dan disalurkan berdasarkan data resmi yang telah diverifikasi oleh BNBP.
Bupati Mukhlis menyampaikan kehadiran pemerintah bertujuan memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya mereka yang kehilangan rumah atau mengalami kerusakan berat akibat banjir.
“Hari ini kami hadir langsung untuk memastikan bantuan ini sampai ke tangan masyarakat yang paling membutuhkan. Semoga ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dalam menyambut Ramadhan,” ujar Mukhlis di sela-sela kegiatan penyerahan bantuan.
Baca juga: Daftar Lengkap 69 Lokasi Pasar Murah Jelang Ramadan
Ia menegaskan Pemkab Bireuen tidak akan berhenti pada penyaluran bantuan tahap ini. Distribusi logistik serta dukungan lanjutan akan terus dilakukan hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih.
Ia juga meminta para camat dan keuchik aktif melaporkan perkembangan situasi di wilayah masing-masing agar tidak ada warga yang terabaikan.
“Kami minta para camat dan keuchik terus memberi informasi kondisi warganya. Jangan sampai ada masyarakat yang kelaparan atau terabaikan. Pemerintah akan terus hadir,” tegasnya.
Sejumlah warga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Irawati, warga Gampong Leubu Me, Kecamatan Makmur, mengaku bantuan tersebut sangat membantu keluarganya menjelang Ramadan. Menurutnya, kondisi pascabencana membuat kebutuhan sehari-hari semakin berat untuk dipenuhi.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Bantuan ini sangat membantu kami, apalagi menjelang Ramadan. Terima kasih kepada Bupati dan semua pihak yang peduli,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Keuchik Mon Keulayu, Kecamatan Gandapura, Agustiar. Ia menilai bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga memberi semangat bagi masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari dampak musibah.












