BREAKING
Nasional

BGN Sebut Sekolah Boleh Tolak MBG Asalkan …

BGN Sebut Sekolah Boleh Tolak MBG Asalkan …
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. Foto: Dok. BGN.

Komparatif.ID, Jakarta— Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut sekolah boleh tolak MBG apabila makanan yang diterima tidak memenuhi syarat keamanan. Hal itu disampaikan Kepala BGN Sudaryono dalam Webinar Literasi Gizi Bagi Kepala Sekolah yang disiarkan melalui YouTube BGN, Selasa (15/9).

Menurut Sudaryono, sekolah boleh menolak MBG jika makanan yang datang tidak memiliki label pada setiap ompreng. Karena itu, sekolah diminta memeriksa terlebih dahulu makanan yang diterima sebelum dibagikan kepada siswa.

“Apakah bau, apakah ada kemungkinan basi, apakah omprengnya ada labelnya, apakah waktunya sudah melewati batas-batas waktunya lain sebagainya. Manakala dirasa tidak aman, maka guru kemudian kami minta untuk disetop, setop jadi enggak boleh dimakan,” katanya.

Selain persoalan label, Sudaryono mengatakan sekolah juga dapat menghentikan konsumsi MBG apabila makanan dinilai tidak aman.

Sudaryono juga menyebut sekolah dapat memberikan teguran kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) apabila ditemukan persoalan dalam penyediaan MBG. Teguran tersebut dapat diberikan, misalnya, ketika label pada ompreng tidak sesuai.

Baca juga: MBG Bantu Siswa SMAN 1 Peudada Pangkas Pengeluaran Jajan

Menurut Sudaryono, apabila teguran dari sekolah tidak diindahkan atau tidak dilakukan perbaikan, sekolah dapat menolak MBG yang disediakan oleh SPPG tersebut. “Labelnya keliru tolong ditegur. Kalau ditegur tidak diperbaiki, tolak. MBG yang atau dapur-dapur yang seenaknya itu tolak,” ujarnya.

Sudaryono meminta kepala sekolah bersikap tegas dalam memastikan keamanan makanan sebelum MBG dikonsumsi siswa. Ia mengatakan ketegasan tersebut diperlukan agar makanan yang tidak memenuhi ketentuan tidak tetap dibagikan kepada siswa.

“Kami ingin ketegasan dari bapak ibu kepala sekolah. Manakala tadi saya ulangi di dalam layanan MBG-nya itu tidak semua ompreng dikasih label waktu dan dikasih label maka tolak enggak boleh,” jelas Sudaryono.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *