Home News Daerah Bener Meriah Diguncang 4 Kali Gempa dalam Satu Malam

Bener Meriah Diguncang 4 Kali Gempa dalam Satu Malam

Bener Meriah Diguncang 4 Kali Gempa dalam Satu Malam
Titik gempa. Foto: BMKG.

Komparatif.ID, Banda Aceh— Kabupaten Bener Meriah diguncang rangkaian gempa bumi tektonik sebanyak empat kali pada Selasa malam (30/12/2025). Data sementara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan seluruh kejadian gempa terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan dengan pusat gempa berada di sekitar wilayah Kabupaten Bener Meriah dan sekitarnya.

Gempa pertama tercatat pada pukul 20.43.10 WIB dengan magnitudo 4,5. Berdasarkan informasi BMKG, pusat gempa berada di koordinat 4,73 Lintang Utara dan 96,80 Bujur Timur, atau sekitar 6 kilometer barat daya Kabupaten Bener Meriah. Gempa ini memiliki kedalaman 7 kilometer dan dirasakan di wilayah Kecamatan Wih Pesam sebagai titik terdekat dari pusat getaran.

Selang sekitar sebelas menit kemudian, gempa susulan kembali terjadi pada pukul 20.54.47 WIB. Gempa kedua ini bermagnitudo 3,0 dengan lokasi pusat gempa di koordinat 4,73 Lintang Utara dan 96,79 Bujur Timur, sekitar 8 kilometer barat daya Kabupaten Bener Meriah. Kedalaman gempa tercatat 10 kilometer.

Getaran kembali dilaporkan pada pukul 21.01.13 WIB. Gempa ketiga berkekuatan magnitudo 4,0 dengan pusat gempa berada di koordinat 4,71 Lintang Utara dan 96,72 Bujur Timur, atau sekitar 15 kilometer barat daya Kabupaten Bener Meriah. Kedalaman gempa ini relatif dangkal, yakni 6 kilometer.

Baca juga: Breaking News: Gempa 6,3 Magnitudo Guncang Aceh

Rangkaian gempa di wilayah sekitar Bener Meriah berlanjut pada pukul 21.25.47 WIB dengan gempa berkekuatan magnitudo 2,4. Pusat gempa tercatat berada di koordinat 4,44 Lintang Utara dan 96,58 Bujur Timur, sekitar 35 kilometer barat daya Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, dengan kedalaman 11 kilometer.

Pada waktu yang hampir bersamaan, BMKG juga melaporkan adanya gempa di wilayah Kabupaten Gayo Lues. Gempa tersebut terjadi pada pukul 21.16.19 WIB dengan magnitudo 2,8. Pusat gempa berada di koordinat 4,20 Lintang Utara dan 97,42 Bujur Timur, atau sekitar 24 kilometer timur laut Kabupaten Gayo Lues, dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menegaskan seluruh informasi yang disampaikan masih bersifat sementara dan mengutamakan kecepatan. Data tersebut masih dapat mengalami perubahan seiring dengan kelengkapan dan pemutakhiran hasil pengolahan data lanjutan.

Hingga laporan ini disusun, BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah Aceh.

Penjelasan BPBD Bener Meriah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah menjelaskan gempa yang terjadi sebanyak empat kali dengan kisaran magnitudo 4,5 hingga 3,9 merupakan gempa tektonik dan bukan gempa vulkanik.

Gempa-gempa tersebut terjadi di sekitar kawasan Gunung Api Burni Telong, namun hingga saat ini tidak terlihat adanya pengaruh langsung terhadap aktivitas gunung api tersebut.

BPBD juga menegaskan informasi yang beredar di masyarakat mengenai munculnya asap dari Gunung Api Burni Telong adalah tidak benar atau hoaks.

Berdasarkan laporan pemantau gunung api, kondisi Burni Telong masih berada pada status Level II atau Waspada dan belum menunjukkan tanda-tanda peningkatan aktivitas yang mengkhawatirkan.

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta untuk terus mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait, mengingat data gempa masih dapat mengalami pembaruan seiring waktu.

Previous articleBPMA Tuntaskan Lifting Kondensat Terakhir 2025
Next article3 Tips Konsumsi Herbal, Kalau Ngasal Bahaya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here