Komparatif.ID, Banda Aceh— Bank Aceh melakukan pembaruan layanan mobile banking melalui peningkatan aplikasi Action Mobile dari versi 1.2.7 ke versi 1.3.0. Pembaruan ini difokuskan pada penguatan sistem keamanan serta peningkatan performa aplikasi guna memberikan pengalaman transaksi yang lebih aman dan andal bagi nasabah.
Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Bank Aceh, Ilham Novrizal, menyampaikan versi terbaru aplikasi mobile banking ini menghadirkan penguatan signifikan pada aspek keamanan.
Menurutnya, pembaruan mencakup peningkatan mekanisme perlindungan aplikasi, penyempurnaan proses autentikasi, serta kemampuan deteksi aktivitas tidak wajar yang lebih optimal dibandingkan versi sebelumnya.
Ia menjelaskan salah satu fitur baru dalam Action Mobile versi 1.3.0 adalah kemampuan aplikasi untuk mendeteksi keberadaan aplikasi lain di perangkat nasabah yang dinilai berpotensi berbahaya atau tidak aman.
Jika terdeteksi, sistem akan memberikan peringatan kepada pengguna agar segera menghapus aplikasi tersebut demi menjaga keamanan saat menggunakan layanan perbankan digital.
Baca juga: Bank Aceh Himpun Zakat Karyawan Rp1,4 Miliar, Disalurkan ke Baitul Mal
Selain peningkatan keamanan, pembaruan ini juga membawa perbaikan pada sisi performa dan stabilitas sistem.
Dengan adanya peningkatan tersebut, Bank Aceh menargetkan proses transaksi melalui aplikasi dapat berjalan lebih cepat, stabil, dan minim gangguan, sehingga mendukung kebutuhan nasabah dalam melakukan berbagai aktivitas keuangan secara digital.
Pada versi terbaru ini, nasabah juga diberikan kemudahan dalam proses autentikasi. Pengguna kini dapat menggunakan kata sandi tanpa karakter unik, cukup dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, dan angka.
Selain itu, aplikasi telah mendukung metode login berbasis biometrik, seperti sidik jari dan pemindaian wajah, yang dinilai lebih praktis sekaligus tetap aman.
Ilham juga mengingatkan seluruh nasabah pengguna Action Mobile agar tetap berhati-hati dalam bertransaksi. Ia menegaskan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk user, password, PIN, dan kode OTP, agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Bank Aceh, lanjutnya, tidak pernah meminta data rahasia nasabah dalam bentuk apa pun, termasuk melalui pesan singkat, telepon, maupun tautan yang tidak resmi. Nasabah diimbau untuk selalu memastikan keamanan perangkat dan hanya mengakses layanan melalui kanal resmi yang telah disediakan oleh bank. (*)













