Home Kesehatan Bahaya Minum Teh Manis Saat Sahur

Bahaya Minum Teh Manis Saat Sahur

Bahaya Minum Teh Manis Saat Sahur
Ilustrasi. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID— Minum teh manis saat sahur terasa segar? Teh manis merupakan minuman yang tidak dianjurkan dikonsumsi saat sahur.

Pernahkah Anda memperhatikan, setiap kali minum teh manis saat sahur, air seni Anda berwarna pekat setelahnya? Pernahkah itu menjadi perhatian? Bila belum, mari mulai perhatikan.

Minum teh manis saat sahur merupakan salah satu kebiasaan sebagian penduduk Indonesia. Mereka beranggapan bahwa teh manis merupakan minuman tradisi yang tidak berbahaya.

Pernahkah Anda perhatikan, setelah minum teh manis saat sahur, air seni Anda menjadi kuning sangat pekat dan baunya sangat pesing?

Ataukah setelah minum teh manis, beberapa waktu kemudian, Anda merasakan pegal di pinggang, pernahkah Anda merasakannya?

Ya, ketika pinggang Anda terasa pegal setelah minum teh, itu pertanda bahwa kerusakan kecil sudah dimulai.

Kafein di dalam teh bersifat diuretic. Artinya kafein tersebut memaksa saringan ginjal membuang air di kantong kemih. Dengan demikian, akan mencegah tubuh kita menyimpan cairan.

Efeknya, jam tujuh hingga jam 10 pagi Anda akan bolak-balik ke kamar kecil untuk kencing. Ingat, kencing yang terlihat lancar tersebut bukanlah sesuatu yang normal. Karena itu proses menuju dehidrasi.

Pukul 12 siang. Cairan di dalam tubuh sudah habis terkuras melalui kencing. Kita yang sedang puasa tentu tidak bisa memasukkan cairan pengganti.

Akibat dari dehidrasi dan tak ada cairan masuk, darah mulai mengental (hyperosmolarity). Otak kita di bagian hipotalamus membaca ini sebagai status darurat dehidrasi.

Otak langsung menembakkan hormone penyelamat nyawa bernama vasopressin (anti-diuretik hormone/ADH) ke dalam darah secara besar-besaran. Tugas hormone tersebut hanya satu; taha sisa air di ginjal, jangan sampai keluar setetes pun, atau orang ini akan mati kekeringan.

Itulah yang melahirkan rasa pegal dan nyut-nyutan. Itu bukan karena batu ginjal, tapi karena ginjal sedang kram akibat kehausan.

Baca juga: Jangan Asal Lepas Lapar, Ini Pilihan Menu Berbuka yang Bikin Tubuh Tetap Bertenaga

Cairan kencing yang keluar Cuma ampas racun super pekat (ureum/ammonia). Itulah yang kita lihat sebagai kencing berwarna kuning tua dan bau pesing.

Untuk memahaminya lebih dalam, bukalah literatur ilmiah di jurnal top Kidney International. Bukalah soal the rule of vasopressin in renal hemodynamics during water deprivation.

Sains nefrologi membuktikan dengan telah bahwa kondisi deprivasi air akut (dehidrasi puasa) yang diperparah dengan agen diuretic seperti kafein kopi dan teh memicu lonjakan vasopressin yang menginduksi vasokontriksi medula ginjal.

Hipoksia (kekurangan oksigen) regional yang berulang tiap siang adalah pemicu radang microscopic yang secara diam-diam mematikan sel nefron, seiring bertambahnya umur.

Jadi, yang Anda rasa sebagai pegal biasa, pada faktanya merupakan saringan darah lagi menyicil kematian Anda.

Jadi bahaya minum teh manis saat sahur nyata adanya. Minuman yang Anda anggap comfort drink saat sahur, ternyata minuman yang sejatinya harus Anda hindari.

Anda harus paha, gula cair di dalam teh sifatnya menarik air dari dalam sel (osmosis), membuat tubuhmu semakin kerontang.

Bila kemudian digabung dengan kafein, yang memaksa ginjal membuang air, Anda seperti sedang menguras air di dalam tandon saat PDAM mati total.

Lalu, minuman apa yang bagus diminum saat sahur?

Pertama, singkirkan teh dan kopi. coret minuman berkafein dalam daftar menu sahur. Kedua, minum air putih 2-3 gelas secara bertahap, dari And abangun tidur hingga batas imsak.

Ketiga, Kalau butuh energi, makanlah karbo kompleks seperti nasi, oat atau kurma. Hindari gula cair, karena energi yang diberikan hanya dua jam saja.

Sumber: nursedigital.id

Previous articleIran Tutup Wilayah Udara Selama 6 Jam
Next article53 Siswa Gugur Akibat Serangan Israel di Iran Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here