Home Kesehatan Owner RS Bidadari Group Meninggal Dunia

Owner RS Bidadari Group Meninggal Dunia

RS Bidadari Group
H. Muhammad Nur Abu Bakar, owner RS Bidadari Group. Sang pegusaha meninggal dunia pada Minggu, 7 Juni 2026 di Langkat, Sumatera Utara. Foto: Dok. Ist.

Komparatif.ID, Binjai—Pemilik Rumah Sakit Bidadari ( RS Bidadari Group) H.Muhammad Nur Abu Bakar, meninggal dunia pada Minggu, 7 Juni 2026. Pengusaha industri jasa kesehatan tersebut meninggal pukul 09.40 WIB. alamat rumah duka di Jalan Sisingamangaraja, Kampung Aceh, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Menurut informasi yang diperoleh Komparatif.ID, jenazah allahyarham akan dikebumikan di Kompleks Ponpes Nuur Ar Radhiyyah, pukul 16.00 WIB.

Seorang filantropis asal Aceh, H.M.Nur AbuBbakar, telah tutup usia pada umur 73 tahun. Sepanjang hidupnya dia dikenal sebagai seorang dermawan yang peduli pada isu-isu kemanusian, termasuk pengembangan sumber daya manusia. Dalam sektor bisnis, ia telah mendirikan lembaga pendidikan pesantren modern, dan sejumlah jaringan rumah sakit dalam jaringan RS Bidadari Group.

Pengusaha asal Pidie tersebut pada tahun 2025 telah meresmikan salah satu jaringan rumah sakit di bawah Bidadari Group di Gampong Lamreung, Darul Imarah, Aceh besar. Nama rumah sakit tersebut yaitu RSU Putri Bidadari Aceh.

Baca: Setiap Bulan Ismail Rasyid Dirayu Beli Jet Pribadi Oleh Owner Private Jet

RSU Putri Bidadari Aceh merupakan rumah sakit terbesar di dalam jaringan bisnis kesehatan yang dibangun oleh H.M Nur Abu Bakar. Jumlah tempat tidurnya mencapai 400, serta rumah sakit paling lengkap di antara RSU lainnya di dalam group tersebut.

Dalam jaringan RS Bidadari Group, H.Muhammad Nur Abu Bakar telah mendirikan RSU Bidadari Binjai, RSU Putri Bidadari, RSU Mahkota Bidadari, RSU Bidadari Batubara, dan RSU Putri Bidadari Aceh.

Di Langkat, Sumatera Utara, H.M Nur Abubakar juga mendirikan Pesantren Modern Nuur Ar Radhiyyah. Pesantren Modern Nuur Ar Radhiyyah berdiri pada tanggal 04 April 2019, sebagai wujud cita-cita menjadikan Langkat dan sekitarnya sebagai kota santri.

Ia juga salah satu pengusaha yang gemar membangun masjid. Di Aceh Utara dan Aceh Besar, dia telah mendirikan masing-masing satu masjid, sebagai bentuk kepeduliannya dalam pengembangan dakwah Islam di Serambi Mekkah.

Kini pendiri RS Bidadari Group telah pulang ke haribaan Ilahi. Semoga Allah mengampuni semua kesalahannya, dan menempatkan arwahnya di tempat yang layak di sisi-Nya.

Previous articleSatgas PRR Minta K/L Percepat Pengajuan Anggaran Pemulihan Pascabencana
Next articleBlok Andaman: Kesempatan Kebangkitan Lhokseumawe atau Mimpi yang Berulang?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here