Komparatif.ID, Banda Aceh– Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Acehm, Taufik, ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Aceh, menggantikan M. Nasir Syamaun.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) Plt Sekda Aceh kepada Taufik berlangsung secara hybrid pada Senin (24/8/2026). Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyaksikan prosesi tersebut secara daring dari Aula Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta, sementara Taufik menerima SK di Aula Badan Kepegawaian Aceh (BKA), Banda Aceh.
Pada hari yang sama, Nasir dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh. Pergeseran jabatan tersebut dilakukan setelah Nasir diberhentikan dengan hormat melalui Surat Keputusan Presiden pada Jumat pekan lalu.
Fadhullah mengatakan, pelantikan Nasir sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh dilakukan atas perintah Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). Nasir kemudian mendapat tugas baru setelah sebelumnya menjalankan tugas sebagai Sekda Aceh.
“Saya melantik Saudara Nasir atas perintah Gubernur Aceh Muzakir Manaf,” kata Fadhullah melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi.
Menurut Fadhullah, Nasir telah memberikan banyak kontribusi selama menjabat sebagai Sekda Aceh. Namun, pergantian jabatan tersebut merupakan keputusan Gubernur Aceh.
Baca juga: Keppres: M. Nasir Diberhentikan Dari Sekda Aceh Terhitung Sejak Dilantik Dalam Jabatan Baru
Wagub menyebut pergeseran jabatan di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) merupakan hal yang biasa. Ia meminta perubahan tersebut tidak dibesar-besarkan karena merupakan bagian dari penyegaran dan pemberian jabatan baru.
“Penyegaran dan memberi jabatan. Bagi ASN ini hal yang biasa, dan tak perlu dibesar-besarkan,” kata Dek Fadh.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Nasir atas pengabdiannya selama menjabat sebagai Sekda Aceh. “Kepada Bang Nasir yang telah menjabat sebagai sekda selama ini kita ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya,” ujarnya.
Sementara kepada Taufik, Fadhullah meminta agar tugas sebagai Plt Sekda Aceh dijalankan secara profesional. Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan membangun komunikasi yang baik dengan mitra Pemerintah Aceh.
“Selamat bekerja, jaga integritas, dan bangun komunikasi yang baik dengan mitra Pemerintah Aceh,” imbuhnya.




