Home News Daerah BPMA Gandeng Polda Aceh Tinjau Pengamanan Blok A Medco

BPMA Gandeng Polda Aceh Tinjau Pengamanan Blok A Medco

BPMA Gandeng Polda Aceh Tinjau Pengamanan Blok A Medco
Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Idi— Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama Kepolisian Daerah Aceh dan Kepolisian Resor Aceh Timur melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Pedoman Kerja Teknis (PKT) Pengamanan Eksternal Obyek Vital Nasional di Wilayah Kerja (WK) Blok A, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Medco E&P Malaka, Rabu, 8 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Divisi Formalitas, Hubungan Eksternal dan Keamanan KKKS BPMA, Irham M. Amin.

Kunjungan dan monitoring dilakukan berdasarkan Pedoman Kerja Teknis tentang Pengamanan Eksternal Obyek Vital Nasional antara BPMA dan Polda Aceh. Pedoman tersebut mengatur strategi pengamanan eksternal di wilayah kerja Blok A KKKS Medco E&P Malaka yang merupakan salah satu objek vital nasional di sektor energi hulu minyak dan gas bumi.

Irham M. Amin mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan pengamanan eksternal berjalan efektif, sekaligus mengidentifikasi potensi ancaman maupun kerawanan yang dapat memengaruhi operasional. Menurutnya, koordinasi antara BPMA, Polri, dan KKKS menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas operasional hulu migas.

“Kami ingin memastikan kelancaran dan kenyamanan operasi hulu migas. Komitmen bersama dalam menjaga keamanan obvitnas sangat penting guna menjamin keberlangsungan operasi hulu migas dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Irham.

Dalam arahannya, Irham juga mengingatkan seluruh pihak agar tetap mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat muncul di lapangan. Ia menyinggung adanya potensi protes masyarakat terkait keluhan bau di lingkungan Medco.

Menurutnya, setiap aspirasi masyarakat diharapkan dapat ditangani dan dikendalikan melalui langkah-langkah yang dilakukan kepolisian sehingga tidak berkembang menjadi tindakan anarkis.

Baca juga: BPMA Percepat Legalisasi dan Tata Kelola Sumur Minyak Masyarakat

Sementara itu, Field Manager Relation & Security Medco E&P Malaka, Hendarsyah, menjelaskan sejumlah kegiatan operasional yang sedang berlangsung, di antaranya pekerjaan workover di beberapa sumur serta perbaikan rutin yang memerlukan pengawalan dari BPMA dan Satgas Pamobvit.

Ia mengatakan Medco selama ini selalu berkoordinasi dengan BPMA dan Polri setiap kali melaksanakan kegiatan tertentu. Sebelum pekerjaan dilakukan, perusahaan juga melaksanakan sosialisasi kepada para pemangku kepentingan di wilayah sekitar.

Hendarsyah juga memaparkan proses pengawalan pengiriman kondensat yang melibatkan sekitar 12 hingga 13 truk menuju Pangkalan Susu. Perubahan rute dilakukan setelah insiden kebakaran pada tangki sebelumnya.

Menurutnya, Medco akan terus berkoordinasi dengan para Kapolsek untuk memastikan keamanan setiap aktivitas pemindahan tersebut, terutama terkait masih adanya kekhawatiran masyarakat yang belum memahami isi Kepmen Nomor 14.

Terkait keluhan mengenai kebauan, Hendarsyah menjelaskan bahwa fasilitas pabrik Medco E&P Malaka telah dirancang menggunakan sistem yang secara otomatis akan menghentikan operasi apabila terdeteksi kebocoran yang menimbulkan bau.

Di sisi lain, Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda Aceh Kompol Dr. Marzuki menegaskan kehadiran kepolisian dalam kegiatan tersebut bertujuan memberikan kepastian keamanan bagi investor, termasuk Medco E&P Malaka, agar tetap menjalankan investasinya di Aceh.

Menurutnya, pengamanan akan terus dilakukan melalui koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Ia juga menyampaikan adanya beberapa kasus pembakaran sumur tua yang menjadi perhatian penegakan hukum dan akan terus ditindaklanjuti tanpa mengabaikan upaya menjaga keamanan di wilayah kerja.

Marzuki menambahkan koordinasi antara BPMA, Medco, badan usaha jasa pengamanan, TNI, dan Polri selama ini berjalan dengan baik. Sebagai masukan, pihaknya mengusulkan penambahan fasilitas penerangan di sejumlah titik yang dinilai rawan.

Ia juga meminta Medco tidak ragu menempuh jalur hukum apabila terjadi tindak kriminal, dengan kepolisian siap memberikan pendampingan.

Turut hadir Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda Aceh Kompol Dr. Marzuki beserta jajaran, Field Manager Relation & Security Medco E&P Malaka Hendarsyah dan jajaran, Kabag Ops Polres Aceh Timur, para Kapolsek di wilayah kerja Blok A, serta Iptu Reinhard Kalakhar bersama Satuan Tugas Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Medco Malaka.

Previous articlePemkab Bireuen Teken Kerja Sama Penerapan Sertifikat Elektronik dengan BSSN
Next articleJembatan Raksasa Ikon Tanoh Gayo Akan Dibangun di Enang-Enang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here