Home Ekonomi Ririn Dwi Nurtyani, Putri Buruh Serabutan Raih Beasiswa PUB 100% di UGM

Ririn Dwi Nurtyani, Putri Buruh Serabutan Raih Beasiswa PUB 100% di UGM

Ririn Dwi Nurtyani
Ririn Dwi Nurtyani, mahasiswa UGM yang lulus beasiswa full. Sang dara merupakan anak muda berprestasi dari keluarga berekonomi lemah. Foto: Dok. UGM.

Komparatif.ID, Yogyakarta– Ririn Dwi Nurtyani berhasil meyakinkan ayah dan ibunya supaya diberikan izin kuliah. Berkat ketekunannya, sang dara berhasil lulus di UGM dengan status penerima beasiswa penuh.

Lahir dan bertumbuh besar di tengah keluarga miskin, tidak sedikitpun menurunkan tekad Ririn Dwi Nurtyani untuk menembus bangku kuliah. Dia percaya pendidikan yang bermutu akan mengeluarkan dirinya dan keluarga dari jerat kemiskinan.

Cerita ini terjadi di Yogyakarta. Kisah tentang impian, fakta ekonomi, dan keyakinan untuk tidak layu sebelum berkembang.

Ririn Dwi Nurtyani (17) putri dari pasangan Sutiono (50) dan Nur (47). Sutiono merupakan pekerja serabutan, yang seringkali menganggur karena tak mendapatkan pekerjaan. Sedangkan Nur, 100 persen bertugas di rumah, menyelenggarakan semua kebutuhan rumah tangga, meski dengan tarikan nafas Senin-Kamis.

Mereka sudah kerap bergantung pada bantuan sosial, karena seringkali Sutiono harus duduk memeluk lutut karena tak mendapatkan pekerjaan. Makan seadanya sudah sering mereka alami. Karena itulah dia sempat melarang putrinya bermimpi lebih tinggi; menjadi salah satu mahasiswa di perguruan tinggi.

Dengan tiga orang anak, satu istri, dan hidup dalam kondisi ekonomi sangat hancur, maka semua orang tak mencela melihat sikap Sutiono yang meminta putrinya tidak bermimpi terlalu tinggi.

Bukan Ririn Dwi Nurtyani namanya bila cepat patah arang. Cita-citanya sederhana, keyakinannya sederhana; ia percaya pendidikan dapat mengubah nasib keluarganya. Ia ingin mengubah nasib keluarganya menjadi lebih baik.

Pelan-pelan ia menyampaikan kepada sang ayah betapa pendidikan yang ia impikan bukan hal mustahil diraih, selama tekad terpatri kuat, semuanya akan baik-baik saja.

“Saya ingin mengubah nasib keluarga yang sebelumnya cuma jadi pekerja seperti itu,” katanya, Rabu, 17 Juni 2026, di kediaman sederhana milik orang tuanya di Desa Terbah, Kecamatan Wates, Kulon Progo, Yogyakarta.

Sutiono mengalah. Ia tak mau memadamkan semangat dari lubuh hati putrinya. Ia pun memberikan izin sang dara mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Ririn Dwi Nurtyani bertekad, Tuhan memberkati. Sang dara lulus SNBP tahun 2025 dan resmi menjadi salah satu mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM). Kejutan lainnya datang, sang gadis juga mendapatkan Beasiswa Pendidikan Unggul Bersubsidi 100% atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) nol sehingga ia dapat berkuliah gratis di UGM.

Baca: Ahmad Ghufran, Lulusan Terbaik Magister Manajemen USK yang Dikagumi Profesor

Mendapatkan anugerah yang demikian indah, pantaslah Ririn Dwi Nurtyani dan orangtuanya kegirangan. Mereka diliput bahagia tiada tara. Tidak membayar UKT satu perak pun, merupakan hal yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Sebagai penghobi ternak, Ririn memilih jurusan strata 1 Ilmu dan Industri Peternakan. Ia memilih jurusan itu dengan kesadaran penuh. Sejak kecil ia sudah akrab dengan unggas seperti ayam, bebek, dan burung.

Pilihan jurusan tersebut didukung oleh sang ibu. Nur yang sedari kecil mengamati tumbuh kembang putrinya, mengatakan bila Ririn sejak dulu memiliki minat besar pada peternakan hewan.

Bukan aji mumpung. Ya, ia lulus di UGM bukan tebak-tebak buah manggis. Ia sejak kecil giat belajar dan beprestasi di bidang akademik dan non akademik. Ia kerap menjadi juara kelas di sekolahnya dan menginjak masa SMA, Ririn turut menjadi bagian dari tim marching band  SMAN 1 Wates, yang mengantarkan sekolahnya, menjadi juara 1 di tingkat Provinsi.

Dengan berbagai prestasi yang diraih Ririn tersebut membuat Nur mendukung penuh cita-cita Ririn untuk melanjutkan studi yang lebih tinggi. “Saya selalu mendukung Ririn untuk mewujudkan cita-citanya,” ungkapnya.

Kini Ririn Dwi Nurtyani telah duduk di bangku kuliah di UGM. Satu langkah cita-citanya telah ditapaki. Semoga ia semakin sukses dan lulus menjadi salah satu sarjana yang membanggakan bagi keluarga dan Indonesia.

Disadur dari situs ugm.ac.id.

Previous article1 Taruna Korban Ledakan Ruang Mesin KMP Aceh Hebat 2 Meninggal Dunia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here