
Komparatif.ID, New Jersey– Brasil dan Maroko harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 pada laga pembuka Grup C, sementara Qatar memaksa Swiss bermain imbang 1-1 melalui gol dramatis pada masa injury time di pertandingan Grup B Piala Dunia 2026, pada Sabtu (13/6/2026) .
Maroko tampil lebih agresif sejak awal pertandingan dan mampu mendominasi jalannya babak pertama. Tim asuhan Mohamed Ouahbi berani mengambil inisiatif serangan dan beberapa kali merepotkan lini belakang Brasil yang dikawal Marquinhos dan Gabriel Magalhaes.
Tekanan yang terus dilancarkan Singa Atlas akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-21. Berawal dari umpan terobosan Brahim Diaz, Ismael Saibari berhasil melewati dua bek Brasil sebelum menaklukkan Alisson Becker melalui penyelesaian akhir yang membuat Maroko unggul 1-0.
Tertinggal lebih dahulu membuat Brasil berusaha meningkatkan intensitas permainan. Selecao akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-31 melalui aksi individu Vinicius Junior. Menerima umpan Bruno Guimaraes, penyerang sayap Real Madrid itu berhasil melewati penjagaan pemain Maroko sebelum melepaskan tembakan melengkung yang gagal dihentikan Yassine Bounou. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1.
Menjelang akhir babak pertama, pertandingan berlangsung semakin keras. Casemiro menerima kartu kuning pada menit ke-36, disusul Roger Ibanez pada menit ke-42 akibat pelanggaran terhadap pemain Maroko.
Baca juga: Link Live Streaming Brasil vs Maroko, Duel Panas Pembuka Grup C di Piala Dunia 2026
Memasuki babak kedua, pelatih Brasil Carlo Ancelotti melakukan perubahan dengan memasukkan Fabinho menggantikan Casemiro dan Danilo menggantikan Roger Ibanez. Pergantian tersebut membantu Brasil memperbaiki keseimbangan permainan dan mengurangi tekanan yang sebelumnya diberikan Maroko.
Brasil mulai lebih banyak menciptakan peluang. Ancelotti kemudian kembali melakukan pergantian dengan memasukkan Matheus Cunha dan Luiz Henrique menggantikan Lucas Paqueta serta Igor Thiago pada menit ke-60. Sementara itu, Maroko juga merespons dengan sejumlah pergantian pemain di lini tengah dan pertahanan untuk menjaga intensitas permainan.
Di bawah mistar gawang, Bounou menjadi salah satu pemain penting bagi Maroko. Kiper tersebut beberapa kali menggagalkan peluang Brasil, termasuk upaya dari Paqueta, Igor Thiago, Raphinha, dan Danilo.
Memasuki masa tambahan waktu yang mencapai 10 menit, kedua tim sama-sama memiliki kesempatan untuk mencetak gol kemenangan. Maroko sempat mengancam melalui tendangan jarak jauh Neil El Aynaoui yang berhasil ditepis Alisson Becker.
Namun hingga wasit meniup peluit panjang pada menit ke-90+11, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 1-1.
Hasil tersebut membuat Brasil dan Maroko sama-sama mengoleksi satu poin di Grup C. Keduanya masih harus bersaing dengan Skotlandia yang memimpin klasemen sementara setelah meraih kemenangan pada laga pembuka, sementara Haiti berada di posisi terbawah grup.
Qatar vs Swiss: Gol Menit Akhir Selamatkan Qatar dari kekalahan
Qatar dan Swiss harus puas mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang 1-1 pada pertandingan pertama Grup B yang berlangsung pada Sabtu (13/6/2026).
Swiss membuka keunggulan lebih dahulu pada menit ke-16 melalui Breel Embolo. Gol tersebut berawal dari keputusan wasit yang menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak penalti Qatar yang sebelumnya ditinjau melalui VAR. Kiper Qatar, Mahmud Abunada, juga menerima kartu kuning akibat insiden tersebut. Embolo yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Swiss unggul 1-0.
Keunggulan itu bertahan cukup lama. Swiss sempat mampu mengendalikan permainan, tetapi Qatar perlahan mulai meningkatkan tekanan, terutama setelah pelatih Julen Lopetegui melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-59 untuk menambah energi di lini tengah dan serangan. Pergantian tersebut membantu Qatar lebih berani menyerang dan membuat pertandingan semakin terbuka memasuki 15 menit terakhir.
Upaya tanpa henti Qatar akhirnya membuahkan hasil pada masa tambahan waktu. Tepatnya pada menit ke-90+5, Qatar memperoleh peluang melalui situasi bola mati. Umpan silang yang dikirim ke dalam kotak penalti berhasil disambut oleh Boualem Khoukhi dengan sundulan keras. Bola kemudian mengenai kaki pemain pengganti Swiss, Miro Muheim, sehingga arahnya berubah dan masuk ke gawang sendiri. Setelah sempat diperiksa melalui VAR, gol tersebut disahkan dan secara resmi dicatat sebagai gol bunuh diri Miro Muheim yang membuat skor berubah menjadi 1-1.












