
Komparatif.ID, Jantho— Di tengah maraknya peredaran rokok ilegal yang kian meresahkan, industri rokok lokal di Aceh Besar justru menunjukkan geliat pertumbuhan yang positif. Salah satu pelaku usaha yang terus berkembang adalah PT Hawa Makmu Beurata yang berlokasi di Gampong Lambeugak, Kecamatan Kuta Cot Glie.
Perusahaan yang didirikan oleh Amirudin ini hadir sebagai bagian dari industri hasil tembakau yang mengedepankan legalitas serta kualitas produk. Di saat banyak produk tanpa cukai beredar di pasaran, PT Hawa Makmu Beurata memilih untuk tetap berkomitmen mengikuti aturan yang berlaku, termasuk dalam hal kepatuhan terhadap cukai.
Komitmen tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong Hawa Makmu Beurata mampu bertahan sekaligus berkembang di tengah persaingan yang tidak selalu seimbang. Dengan menjaga standar produksi, perusahaan ini berupaya menghadirkan produk yang mampu bersaing di pasar lokal maupun regional.
Baca juga: Polisi Sita Ratusan Bungkus Rokok Ilegal di Uteunkot Lhokseumawe
Produk unggulan yang dihasilkan meliputi HABA Kretek serta cerutu lokal. Kehadiran cerutu sebagai produk baru dinilai menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas segmen pasar.
Di sisi lain, PT Hawa Makmu Beurata juga tetap menjaga keaslian bahan baku dengan memanfaatkan tembakau lokal Aceh. Langkah ini tidak hanya berdampak pada kualitas produk yang dihasilkan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap keberlangsungan petani tembakau di daerah tersebut.
Pertumbuhan perusahaan ini turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. PT Hawa Makmu Beurata mampu menyerap tenaga kerja lokal serta membuka peluang usaha baru di lingkungan sekitarnya. Keberadaan industri ini menjadi salah satu sumber penghasilan bagi warga di Gampong Lambeugak dan sekitarnya.
Meski demikian, tantangan dari peredaran rokok ilegal masih menjadi persoalan serius. Produk tanpa cukai dinilai merugikan pelaku usaha yang taat aturan, sekaligus mengurangi potensi penerimaan negara dari sektor cukai hasil tembakau.
Karena itu, pihak perusahaan berharap adanya dukungan dan peran aktif pemerintah dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Selain penindakan, pembinaan terhadap industri lokal juga dinilai penting agar pelaku usaha dapat terus berkembang secara berkelanjutan.












