Komparatif.ID, Banda Aceh— PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat keandalan pabrik dan jaringan distribusinya di Aceh untuk memulihkan sekaligus menjaga kelancaran pasokan semen di tengah meningkatnya kebutuhan dan tekanan pasokan.
Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, meninjau langsung kesiapan operasional di PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga dan Lhokseumawe serta packing plant PT Semen Padang di Malahayati pada Jumat (7/8/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Reni didampingi Direktur PT Solusi Bangun Andalas Edi Sarwono dan Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa.
Reni mengatakan, peningkatan permintaan semen di Aceh perlu direspons dengan penguatan sinergi seluruh jaringan operasional dan distribusi SIG.
Baca juga: SIG Genjot Pasokan Semen ke Aceh
”Selain mengoptimalkan fasilitas produksi dan distribusi di wilayah Aceh, SIG juga memperkuat koordinasi dengan distributor dan mitra logistik guna menjaga distribusi berjalan secara tertib dan efisien. Perusahaan juga melakukan pemantauan secara rutin terhadap ketersediaan stok dan aktivitas distribusi, serta melakukan evaluasi harian sebagai dasar pengambilan keputusan,” kata Reni Wulandari dalam keteranganya, Selasa (11/8/2026).
Kebijakan tersebut juga diterapkan terhadap daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. SIG tetap berupaya menjaga ketersediaan produk di berbagai titik penjualan meskipun perusahaan tengah menghadapi tekanan terhadap ketersediaan dan harga bahan bakar.
Reni mengatakan, sebagai perusahaan BUMN, SIG bertanggung jawab untuk berkontribusi dalam mendukung agenda pembangunan pemerintah sekaligus memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat.
”Sebagai perusahaan BUMN, kami memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi mendukung agenda pembangunan pemerintah, serta memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat. Hal itu kami lakukan dengan memastikan operasional yang andal dan pasokan semen yang berkualitas dari seluruh fasilitas operasi SIG Group,” pungkas Reni Wulandari.
