Home Olahraga Prestasi Olahraga Aceh Melonjak di Era Mualem, Sekda: Pertahankan di PON 2028

Prestasi Olahraga Aceh Melonjak di Era Mualem, Sekda: Pertahankan di PON 2028

Prestasi Olahraga Aceh Melonjak di Era Mualem, Sekda: Pertahankan di PON 2028
Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Banda Aceh— Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir, menyebut kepemimpinan Muzakir Manaf (Mualem) di KONI Aceh telah memberi pengaruh besar terhadap peningkatan prestasi olahraga Aceh.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada acara buka puasa bersama yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia dengan para pelaku olahraga, atlet, pelatih, serta anak yatim di GOR Persatuan Angkat Berat Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia, Minggu (8/3/2026) sore.

Dalam kesempatan itu, M Nasir mengatakan di bawah kepemimpinan Mualem saat menjabat Ketua Umum KONI Aceh, organisasi olahraga tersebut mampu bekerja lebih solid dan menunjukkan peningkatan kinerja.

Ia menyebut masa kepemimpinan Mualem menjadi titik awal tren positif prestasi olahraga Aceh pada ajang nasional.

Menurut Sekda, Gubernur Aceh berulang kali menegaskan bahwa KONI Aceh merupakan kawah candradimuka bagi para atlet daerah untuk ditempa menjadi pribadi yang kuat sekaligus berprestasi.

Ia menilai peningkatan prestasi Aceh dalam ajang PON 2024 tidak terlepas dari fondasi yang dibangun pada masa kepemimpinan Mualem di KONI Aceh.

“Melalui tangan dinginnya, Mualem sukses menancapkan tonggak tren positif prestasi olahraga Aceh di masa beliau memimpin KONI. Jika sebelumnya Aceh selalu berkutat di peringkat 20-an pada setiap event PON. Di masa Mualem prestasi atlet Aceh terus meningkat,” terangnya.

Nasir menjelaskan, sebelum periode tersebut, posisi Aceh sering berada di kisaran peringkat dua puluhan.

Baca juga: PON XXI Aceh-Sumut 2024 Resmi Ditutup, Aceh Peringkat 6

Namun pada PON XIX, kontingen Aceh mulai menunjukkan peningkatan dengan menempati peringkat ke-17 setelah meraih delapan medali emas. Tren itu berlanjut pada PON XX ketika Aceh berhasil naik ke peringkat ke-12 dengan perolehan 11 medali emas.

Ia juga menyinggung keberhasilan Aceh menjadi tuan rumah bersama PON XXI bersama Sumatera Utara. Penyelenggaraan tersebut menjadi skema baru dalam sejarah PON karena digelar di dua provinsi sekaligus.

Setelah masa kepemimpinan Mualem, tongkat estafet di KONI Aceh dilanjutkan oleh almarhum Kamaruddin Abubakar (Abu Razak). Saat Mualem menjabat Ketua Umum, Abu Razak sebelumnya merupakan Ketua Harian KONI Aceh.

Di bawah kepemimpinan Abu Razak, prestasi kontingen Aceh kembali meningkat. Aceh berhasil menempati peringkat keenam klasemen akhir PON dengan torehan 65 medali emas, yang kemudian menjadi standar baru prestasi olahraga Aceh di tingkat nasional.

Nasir menilai tantangan berikutnya adalah mempertahankan tren positif tersebut pada Pekan Olahraga Nasional XXII.
Ia menekankan persiapan menuju ajang tersebut harus dilakukan lebih matang sejak sekarang karena masyarakat akan menjadikannya sebagai tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga Aceh.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Aceh Saiful Bahri (Pon Yaya) mengajak seluruh jajaran KONI di berbagai tingkatan untuk terus merumuskan program kerja terbaik guna meningkatkan prestasi olahraga Aceh di masa mendatang.

Ia menyebut agenda olahraga terdekat yang perlu mendapat perhatian adalah pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh yang akan digelar di Calang, Kabupaten Aceh Jaya. Menurutnya, kegiatan tersebut harus dipersiapkan secara maksimal agar tidak hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Previous articleKantor Berita Irna Milik Pemerintah Iran Dibobol Hacker
Next articleBSI Santuni 5.000 Anak Yatim Serentak di Seluruh Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here