Komparatif.ID, Yogyakarta– Bintang Timur Surabaya dan Cosmo JNE Jakarta akan saling berhadapan pada final Pro Futsal League (PFL) 2025-2026 yang berlangsung pada 12 dan 14 Juni di GOR Universitas Negeri Yogyakarta. Selain memperebutkan gelar juara, pemenang laga tersebut dipastikan menjadi wakil Indonesia dan Asia pada Intercontinental Futsal Cup 2026 di Brasil.
Sepanjang musim reguler, persaingan berlangsung ketat. Kompetisi yang dimulai pada 5 Oktober 2025 tersebut digelar di tujuh kota besar di Indonesia. Federasi Futsal Indonesia (FFI) menerapkan kebijakan tanpa degradasi sebagai bagian dari evaluasi lisensi klub menjelang rencana ekspansi kompetisi menjadi 16 peserta.
Fafage Banua mengakhiri musim reguler di posisi pertama dengan 55 poin, disusul Black Steel Papua dengan 54 poin. Bintang Timur Surabaya menempati peringkat ketiga dengan 52 poin, sementara Cosmo JNE Jakarta berada di posisi keempat dengan 46 poin.
Baca juga: PFL Aceh Series: Bintang Timur Surabaya Bungkam Black Steel FC 3-0
Pada babak semifinal, Cosmo JNE Jakarta tampil impresif saat menghadapi Fafage Banua. Tim asal ibu kota tersebut meraih kemenangan 3-2 pada leg pertama sebelum kembali menang 2-1 di leg kedua. Hasil tersebut memastikan Cosmo melaju ke final dengan dua kemenangan beruntun.
Sementara itu, duel antara Bintang Timur Surabaya dan Black Steel Papua berlangsung lebih dramatis. Bintang Timur menang 2-0 pada leg pertama, tetapi Black Steel membalas dengan kemenangan telak 7-1 pada leg kedua.
Meski unggul secara agregat, Black Steel tidak langsung lolos karena regulasi semifinal tidak menggunakan perhitungan agregat gol. Karena masing-masing tim sama-sama meraih satu kemenangan, pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Setelah tidak ada gol tercipta pada extra time, pemenang ditentukan melalui adu penalti. Bintang Timur Surabaya akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 5-4 dan memastikan tiket menuju final.
Partai puncak diperkirakan akan menghadirkan pertarungan menarik antara lini serang agresif Bintang Timur Surabaya dan organisasi pertahanan disiplin milik Cosmo JNE Jakarta. Format dua leg juga memberi kesempatan kepada kedua tim untuk melakukan penyesuaian strategi di antara pertandingan pertama dan kedua.
Pada pertemuan di musim reguler, Cosmo JNE memiliki catatan lebih baik. Mereka menang 2-0 atas Bintang Timur pada 18 Oktober 2025 dan bermain imbang tanpa gol pada pertemuan kedua yang berlangsung 19 April 2026.
Bintang Timur Surabaya sendiri mengusung ambisi meraih gelar juara PFL kelima secara beruntun. Tim juara bertahan itu diperkuat sejumlah pemain berlabel tim nasional seperti Rio Pangestu, M. Iqbal Iskandar, Ardiansyah Runtuboy, Habibie dkk.
Di sisi lain, Cosmo JNE Jakarta berupaya mencatat sejarah dengan merebut gelar liga pertama mereka. Kekuatan pertahanan dan transisi cepat menjadi modal utama tim tersebut dalam menghadapi sang juara bertahan. Dewa Rizki dan Rizki xavier menjadi tembok kokoh lini pertahanan Cosmo JNE.
Deretan Klub Peserta Intercontinental Futsal Cup 2026
Sejumlah klub telah memastikan diri tampil di Intercontinental Futsal Cup 2026. Pato Futsal akan tampil sebagai tuan rumah penyelenggara, sementara Palma Futsal dari Spanyol hadir dengan status juara bertahan Intercontinental Futsal Cup 2025.
Carlos Barbosa berhasil menjadi juara liga Copa Libertadores de Futsal 2026 usai menaklukkan Magnus dilaga Final lewat drama adu penalti 7-6, setelah bermain imbang 2-2 di waktu normal.dan menjadi wakil dari Amerika Selatan.
Sporting CP dari Portugal juga telah memastikan tempat setelah menjadi juara UEFA Futsal Champions League 2025-2026. Dari Asia, Al-Ula SC dari Arab Saudi mendapatkan tiket sebagai juara Saudi Futsal Federation Cup 2025-2026.
Satu slot Asia lainnya akan menjadi milik juara Pro Futsal League 2025-2026. Artinya, pemenang duel antara Bintang Timur Surabaya dan Cosmo JNE Jakarta akan menjadi wakil Indonesia sekaligus Asia pada turnamen tersebut.
Dengan demikian, enam klub yang akan berpartisipasi terdiri atas Pato Futsal (Brasil), Palma Futsal (Spanyol), Sporting CP (Portugal), Al-Ula SC (Arab Saudi),Carlos Barbosa (Amerika Selatan), serta juara Pro Futsal League Indonesia 2025-2026.
Kehadiran wakil Indonesia dalam kompetisi tersebut menandai kesempatan bagi klub futsal nasional untuk bersaing dengan sejumlah kekuatan besar dunia dan memperluas eksistensi futsal Indonesia di level internasional.












