Home News Daerah Pemkab Bireuen Kucurkan Rp1,85 Miliar untuk Santunan Anak Yatim Jelang Lebaran

Pemkab Bireuen Kucurkan Rp1,85 Miliar untuk Santunan Anak Yatim Jelang Lebaran

Bupati Bireuen: Safari Ramadan Jadi Ruang Serap Aspirasi Warga Pemkab Bireuen Kucurkan Rp1,85 Miliar untuk Santunan Anak Yatim Jelang Lebaran
Bupati Bireuen H. Mukhlis. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen— Pemerintah Kabupaten Bireuen mengalokasikan dana sebesar Rp1.852.000.000 untuk program santunan anak yatim menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Bantuan tersebut diberikan kepada ribuan anak yatim yang tersebar di berbagai wilayah dalam kabupaten sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah daerah.

Tahun ini, tercatat sebanyak 3.704 anak yatim menerima santunan. Program ini menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan menjelang Lebaran dengan harapan dapat membantu meringankan kebutuhan anak-anak bersama keluarga atau wali mereka.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui sistem perbankan untuk memastikan proses distribusi berlangsung transparan dan tepat sasaran. Pemkab Bireuen memastikan dana santunan telah ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima sehingga dapat segera dimanfaatkan menjelang hari raya.

Baca juga: Rp68,48 Miliar Dana Desa Tahap I 2026 di Bireuen Cair

Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, mengatakan santunan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada anak-anak yang telah kehilangan orang tua. Ia menyebutkan Pemkab berupaya agar anak-anak yatim tetap merasakan suasana kebahagiaan menjelang hari raya.

Menurut Mukhlis, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan yang diperlukan keluarga menjelang Idulfitri. Ia berharap santunan itu dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok maupun keperluan lainnya yang berkaitan dengan persiapan hari raya.

“Kami berharap dana santunan ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok maupun keperluan lainnya menjelang Idul Fitri 1447 H. Semoga anak-anak kita tetap bisa merasakan kebahagiaan lebaran dengan baju baru atau hidangan yang layak,” ujar Mukhlis, Selasa (10/3/2026).

Previous articleTim PKM Unsam Kembangkan Sistem Informasi Sanitasi dan Air Bersih Pascabencana
Next articleKadisdik Aceh: Sektor Pendidikan Paling Cepat Pulih Pascabencana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here