
Komparatif.ID – Mantan gelandang serang Timnas Jerman, Mesut Ozil, mengunggah serangkaian foto bertema Vibrant Memories di media sosial bertepatan dengan tersingkirnya Timnas Jerman dari Piala Dunia 2026. Unggahan yang dipublikasikan pada Selasa, 30 Juni 2026, itu langsung menarik perhatian warganet karena tidak menampilkan satupun foto dirinya mengenakan seragam Timnas Jerman.
Dalam unggahan tersebut, Ozil hanya menuliskan tema “Vibrant Memories” tanpa memberikan penjelasan tambahan. Seluruh foto yang dibagikan memperlihatkan dirinya saat membela berbagai klub sepanjang karier profesionalnya. Tidak ada keterangan yang mengaitkan unggahan tersebut dengan hasil yang baru saja diraih Timnas Jerman. Namun, banyak warganet menghubungkan momen unggahan itu dengan perjalanan Ozil bersama tim nasional di masa lalu.
Unggahan tersebut muncul setelah Jerman harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026. Tim Panser gagal melaju ke babak 16 besar setelah kalah melalui adu penalti dari Paraguay pada babak 32 besar. Kekalahan itu membuat Jerman kembali gagal memenuhi ekspektasi di turnamen sepak bola paling bergengsi tersebut.
Mesut Ozil merupakan salah satu pemain yang memiliki peran penting dalam era keemasan Timnas Jerman. Selama memperkuat tim nasional pada periode 2008 hingga 2019, ia menjadi pilihan utama di lini tengah dan dikenal sebagai pengatur serangan. Puncak kariernya bersama Jerman terjadi saat membawa tim tersebut menjuarai Piala Dunia FIFA 2014 di Brasil. Meski tidak mencetak gol pada laga final, kontribusinya sepanjang turnamen dinilai menjadi bagian penting dalam keberhasilan Jerman meraih gelar juara dunia.
Selama membela Timnas Jerman, Ozil mencatatkan 23 gol dan 40 assist. Namun, perjalanan karier internasionalnya juga diwarnai kontroversi, terutama setelah kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018 di Rusia. Saat itu, Jerman tersingkir pada fase grup dan hasil tersebut memicu kritik luas dari publik serta media di negara tersebut.
Baca juga: Kalah 3-4, Timnas Jerman Angkat Koper dari Piala Dunia 2026
Ozil menjadi salah satu sosok yang paling banyak disorot. Ia menerima berbagai kritik yang tidak hanya berkaitan dengan performanya di lapangan, tetapi juga menyentuh isu latar belakang keluarga, identitas, hingga politik. Menurut narasi yang berkembang saat itu, Ozil merasa tidak memperoleh perlindungan dari federasi sepak bola Jerman atas berbagai serangan yang diterimanya.
Setelah Piala Dunia 2018, Ozil mengumumkan pengunduran dirinya dari Timnas Jerman melalui sebuah surat terbuka. Dalam pernyataan tersebut, ia menulis kalimat yang kemudian banyak dikutip, yakni, “Saya adalah orang Jerman ketika kami menang, tetapi saya adalah seorang imigran ketika kami kalah.”
Melalui surat yang sama, Ozil juga mengkritik Presiden DFB saat itu, Reinhard Grindel. Ia menuduh adanya perlakuan yang tidak adil terhadap dirinya dan menyebut dirinya dijadikan kambing hitam atas kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2018.
Sejak kepergian Ozil dari tim nasional, prestasi Jerman di ajang Piala Dunia belum kembali mencapai level yang pernah diraih pada 2014. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Jerman kembali gagal melewati fase grup. Sementara pada turnamen yang disebut dalam naskah sebagai Piala Dunia 2024 saat menjadi tuan rumah, mereka terhenti di babak perempat final setelah dikalahkan Spanyol. Di Piala Dunia 2026, langkah Jerman kembali terhenti lebih awal usai kalah dramatis dari Paraguay melalui adu penalti.
Unggahan Vibrant Memories yang dibagikan Ozil setelah hasil tersebut kemudian memunculkan berbagai tanggapan dari warganet. Banyak yang menilai absennya foto Ozil dengan seragam Timnas Jerman memiliki makna tersendiri jika dikaitkan dengan pengalaman yang pernah dialaminya selama membela negara tersebut. Meski demikian, Ozil sendiri tidak memberikan pernyataan apa pun yang menghubungkan unggahan itu dengan kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026 ataupun dengan kisah yang pernah ia alami bersama tim nasional.












