Komparatif.ID,Pangandaran—Jembatan Gantung Pongpet baru saja diresmikan, ketika salah satu slingnya lepas, menyebabkan Bupati Pangandaran dan 49 orang lainnya menjadi korban.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 30 Agustus 2026, di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Sebuah jembatan gantung Merah Putih –jembatan Pongpet–dibangun secara bergotong royong oleh Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 336/Merak Sakti, Kodim 0625/Pangandaran, dan Pemkab Pangandaran. Waktu yang dibutuhkan hanya 1,5 bulan saja.
Nah, pada Minggu, 30 Agustus 2026, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, datang ke Dusun Margajaya, Desa Margacinta, dengan maksud melakukan pemotongan pita peresmian Jembatan Gantung Pongpet.
Seperti biasa, meskipun hanya peresmian jembatan yang direhabilitasi, banyak orang yang datang ke sana. Sebuah papan pengumuman juga telah dipasang, bahwa hanya tiga orang dibenarkan melintasi jembatan secara bersama-sama.
Baca: Safrizal ZA, Pemimpin Harus Ubah Visi jadi Aksi
Tapi tak ada yang peduli. Pada saat peresmian itu berlangsung, sekitar 50 orang, termasuk Bupati Pangandaran dan sejumlah pejabat lainnya, berada di atas badan Jembatan Gantung Pongpet.
Tidak lama setelah pita dipotong, sling di sisi kiri jembatan copot dari jangkar utama. Jembatan sepanjang 60 meter yang menghubungkan Desa Margacinta dengan Desa Cibanten tersebut tidak roboh total ke sungai, melainkan miring. Demikian juga 50 orang di atas jembatan, tidak ada yang tercebur. Mereka berhasil bertahan di atas jembatan yang miring tiba-tiba.
Seorang saksi mata mengatakan kejadian itu sangat tiba-tiba. Begitu jembatan diresmikan, salah satu slingnya putus, dan jembatan miring. Para pejabat panik, para ajudan bingung, dan pelaksana proyek harus menanggung malu.
Peristiwa itu, kata saksi mata tersebut, terjadi ketika jembatan masih dalam prosesi peresmian. Terjadi ketika para pejabat masih berada di atas jembatan. Terjadi di depan hidung para forkopimda dan rakyat jelata.
Para pejabat mengatakan peristiwa itu terjadi karena antusiasme warga menyaksikan peresmian jembatan gantung Merah Putih tersebut. Overload daya tampung menyebabkan sling tidak mampu menahan beban.
Bupati Citra Pitriyami dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka memar ringan di bagian tangan akibat terkena kawat sling. Pun demikian ia sempat syok ringan.Beberapa warga lainnya yang ikut terperosok hanya mengalami luka lecet ringan dan langsung mendapatkan penanganan di tempat.
Jembatan Gantung Pongpet Ditutup
Akses Jembatan Gantung Pongpet ditutup total sementara waktu untuk umum. Tim teknis dari kepolisian, TNI, dan instansi terkait telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan investigasi mendalam serta perbaikan menyeluruh pada struktur jembatan demi keamanan jangka panjang.
Bagi warga setempat yang hendak bermobilisasi dari Desa Margacinta menuju Desa Cibanten atau sebaliknya, dialihkan untuk menggunakan rute utara memutar melalui kawasan Desa Cimindi atau Parakanmanggu.
