Home News Daerah Jemaah Haji Aceh Keluhkan Transportasi di Makkah

Jemaah Haji Aceh Keluhkan Transportasi di Makkah

Jemaah Haji Aceh Keluhkan Transportasi di Makkah
Jemaah haji asal Aceh keluhkan akses transportasi di Makkah. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Makkah– Jemaah haji asal Aceh yang ditempatkan di Sektor 6 mengaku masih kesulitan mendapatkan akses kendaraan menuju Masjidil Haram, meski fasilitas hotel dan konsumsi dinilai cukup memadai.

Persoalan itu mendapat perhatian Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Nasir Djamil, saat melakukan peninjauan di Sektor 6, Jumat (22/5/2026).

Ia menilai layanan transportasi belum sebanding dengan kualitas fasilitas penginapan yang diterima jemaah.

Menurut Nasir, keterbatasan armada bus membuat sebagian jemaah, terutama lanjut usia, harus menggunakan kendaraan umum maupun taksi untuk menuju lokasi ibadah. Kondisi tersebut dinilai perlu segera dievaluasi agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lebih nyaman dan pasti bagi jemaah Aceh.

“Fasilitas yang diberikan itu sangat bagus. Air bagus, katering juga bagus. Cuma memang tidak diikuti dengan transportasi yang memadai,” kata Nasir dalam keterangan resminya, Sabtu (23/5/2026)

Anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan jarak penginapan yang relatif jauh dari lokasi ibadah sebenarnya tidak menjadi masalah apabila tersedia transportasi yang pasti dan mudah diakses jemaah.

Baca juga: Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

Menurutnya, persoalan muncul ketika armada yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan jemaah, terutama bagi lanjut usia.

Ia mengaku menerima laporan sebagian jemaah terpaksa menggunakan kendaraan umum maupun taksi untuk menuju Masjidil Haram akibat keterbatasan bus. Kondisi tersebut dinilai menimbulkan ketidakpastian bagi jemaah dalam menjalankan ibadah.

“Kalau tempatnya agak jauh sebenarnya tidak masalah, asalkan tersedia transportasi yang pasti. Tapi kalau tidak tersedia, itu membuat jemaah berada dalam ketidakpastian,” ujarnya.

Nasir menyebut persoalan transportasi itu perlu menjadi bahan evaluasi bagi Kementerian Haji Arab Saudi maupun penyelenggara haji Indonesia.

Ia mengatakan jemaah Aceh pada dasarnya berharap tetap ditempatkan di Sektor 6 pada musim haji mendatang karena fasilitas hotel dinilai nyaman dan memadai. Namun, mereka meminta adanya perbaikan sistem transportasi agar pelayanan terhadap jemaah lebih optimal.

“Ke depan mereka berharap tempatnya masih di Sektor 6, tapi transportasinya dievaluasi agar lebih baik,” kata politisi Fraksi PKS tersebut.

Previous articlePolisi Periksa 15 Saksi Pembakaran FP USK, Temukan Pecahan Diduga Molotov

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here