Home News Daerah ISNU Aceh Santuni Anak Yatim dan Bahas Penguatan Organisasi di Langsa

ISNU Aceh Santuni Anak Yatim dan Bahas Penguatan Organisasi di Langsa

ISNU Aceh Santuni Anak Yatim dan Bahas Penguatan Organisasi di Langsa
ISNU Aceh gelar kegiatan silaturahmi dan santunan anak yatim yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Noka Caffe, Kota Langsa, Jumat (13/3/2026). Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Langsa— Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Aceh bersama Pengurus Cabang (PC) ISNU Kota Langsa menggelar kegiatan silaturahmi dan santunan anak yatim yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Noka Caffe, Kota Langsa, Jumat (13/3/2026).

Silaturahmi ini dihadiri sejumlah pengurus wilayah dan cabang ISNU Aceh dari beberapa daerah. Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan diskusi organisasi serta penyerahan santunan kepada anak yatim.

Ketua PW ISNU Aceh Prof. Ismail Fahmi Arrauf Nasution melalui Sekretaris PW ISNU Aceh Dr. Rahmad Syah Putra mengatakan pertemuan antara pengurus wilayah dan cabang menjadi penting untuk memperkuat koordinasi organisasi serta mendengar langsung dinamika yang berkembang di tingkat daerah.

Menurut Rahmad, kegiatan serupa di Kota Langsa telah memasuki tahun kedua. Ia menyebut kehadiran pengurus wilayah menjadi kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan pengurus cabang terkait berbagai perkembangan dan kebutuhan organisasi di daerah.

“Kami ingin PW ISNU hadir, berdiskusi, dan mendengar langsung aspirasi sahabat-sahabat PC ISNU di kabupaten dan kota,” kata Rahmad.

Ia juga menjelaskan santunan kepada anak yatim yang dilakukan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial organisasi. Menurutnya, kegiatan itu diharapkan dapat mempererat hubungan antar pengurus sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat.

Rahmad menambahkan penguatan cabang ISNU ke depan diarahkan untuk membangun kemandirian organisasi. Salah satu langkah yang didorong adalah pengembangan badan usaha milik ISNU yang diharapkan dapat menopang aktivitas organisasi secara berkelanjutan.

Upaya tersebut juga dilakukan melalui penguatan kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, pemerintah, lembaga usaha, serta sektor perbankan.

Baca juga: Daftar Tunggu Haji Kian Panjang, BSI dan ISNU Aceh Sosialisasikan Tabungan Haji Muda

Dalam sesi diskusi, Bendahara PW ISNU Aceh Arkin menyampaikan penguatan kemandirian ekonomi menjadi salah satu fokus strategis ISNU dalam menyongsong abad kedua Nahdlatul Ulama.

Menurutnya, ISNU memiliki peran sebagai sarjana penggerak yang menghubungkan keilmuan dengan praktik pemberdayaan masyarakat.

Ia menjelaskan penguatan tersebut dilakukan melalui pengembangan sumber daya manusia berbasis keilmuan. Beberapa upaya yang didorong antara lain pelatihan teknis, literasi keuangan, serta manajemen usaha bagi warga nahdliyin.

Selain itu, ISNU juga mendorong penguatan tradisi akademik melalui pengembangan jurnal ilmiah ISNU Aceh. Jurnal tersebut direncanakan menjadi wadah publikasi gagasan, hasil riset, serta praktik pemberdayaan masyarakat yang dilakukan para sarjana Nahdlatul Ulama.

“Setiap kegiatan pelatihan dan penguatan kapasitas yang dilakukan ISNU Aceh diharapkan tidak hanya menghasilkan program pemberdayaan, tetapi juga melahirkan karya ilmiah dan publikasi dalam bentuk jurnal,” ujarnya.

Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut turut dihadiri Wakil Sekretaris PC ISNU Aceh Besar Syauqi Fadhlil Khalid, Ketua PC ISNU Aceh Timur Asrul, serta sejumlah pengurus ISNU dari Aceh Timur.

Previous articleMasyarakat Peudada Minta Pembangunan Irigasi Aneuk Gajah Rheut Dilanjutkan
Next article45 Ahli Waris Korban Bencana Hidrometeorologi di Bireuen Terima Santunan Dari Kemensos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here