Komparatif.ID, Rabat—Gelandang serang Timnas Maroko, Ismael Saibari, diterpa isu panas tentang kehidupan asmaranya. Menurut isu yang berembus tapi tak dapat diferivikasi, sang pacar yang sempat meninggalkannya ketika ia masih bermain di PSV Eindhoven.
Baru-baru ini satu akun media sosial Thread, mengeposkan bahwa seolah-olah Ismael Saibari yang telah mencetak tiga gol pada gelaran Piala Dunia 2026, sedang “mengejek” mantan pacarnya setelah dirinya dikontrak oleh Bayer Munchen dengan gaji fantastis.
Menurut infomasi tak terferivikasi tersebut, dikatakan bahwa Ismael Saibari menulis narasi yang menyentil sang mantan pacar yang meminta hubungan mereka pulih kembali. Sebelumnya sang mantan telah mengakhiri hubungan mereka, karena gaji Saibari di Eindhoven sangat kecil. Hanya 19 ribu Euro per pekan. Atau setara dengan Rp345 juta per pekan.
Sang mantan pacar ingin kembali karena gaji Saibari di Munchen 55 ribu Euro per minggu.
Privasi Ismael Saibari Tak Pernah Diumbar
Benarkah informasi tersebut? Ismael Saibari merupakan pemain sepak bola internasional Maroko yang tidak mengumbar persoalan pribadi di media sosial. Jangankan menyindir sang mantan pacar di medsos, ia bahkan tidak pernah mengeposkan perihal dengan siapa dia pacaran.
Di media sosial seperti Instagram, Ismael Saibari hanya mengeposkan perihal dirinya sebagai pekerja di industri sepak bola. Termasuk di Timnas Maroko. Tidak ada postingan lain, apalagi soal hubungan asmara.
Baca: Maroko, Olahraga, dan Harga Diri
Informasi bahwa Saibari telah masuk bursa transfer dan akan bermain untuk Bayer Munchen, merupakan informasi yang benar. Tapi sampai saat ini belum ada infomasi akurat tentang jumlah gajinya per minggu. Adapun angka yang muncul di internet, merupakan estimasi dari perkiraan pengamat.
Pada gelaran Piala Dunia 2026, Ismael Saibari telah mencetak empat gol. Pertama, saat melawan Brazil di babak penyisihan gruo, 13 Juni. Gol tersebut berhasil memaksa Brazil berbagi skor imbang.
Gol kedua, dilesakkan Ismael Saibari ke gawang Skotlandia pada 19 Juni, masih dalam babak penyisihan grup. Gol kemenangan 1-0 pada detik ke-69 tersebut menjadi gol tercepat di Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Ketiga, Gol ke gawang Haiti (24 Juni 2026). Ini satu gol penting dalam kemenangan telak 4-2 untuk menyegel tiket kelolosan grup.
Keempat, gol Adu Penalti lawan Belanda (30 Juni 2026): Meski tidak mencetak gol di waktu normal (laga berakhir 1-1), ia sukses mengeksekusi penalti penentu dalam babak adu penalti yang berakhir 3-2 untuk kemenangan Maroko.













