Home Politik FT & FP USK Terapkan Pembelajaran Daring Pascabentrok Mahasiswa

FT & FP USK Terapkan Pembelajaran Daring Pascabentrok Mahasiswa

Mahasiswa USK bakar kampus pembelajaran daring
Bentrok antara mahasiswa Pertanian dan Teknik di Universitas Syiah Kuala, Kamis dini hari, 21 Mei 2026, menyebabkan beberapa fasilitas kampus dibakar. Foto: Tangkapan layar video amatir.

Komparatif.ID, Banda Aceh— Universitas Syiah Kuala (USK) menjalankan pembelajaran daring dan menghentikan sementara perkuliahan tatap muka di Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian menyusul bentrokan antarmahasiswa yang terjadi pada Kamis dini hari, 21 Mei 2026.

Keputusan  pelaksanaan pembelajaran daring tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan kuliah daring sementara yang ditandatangani Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Dr. Heru Pahlevi, S.E., M.Sc., Ak., CA, tertanggal 21 Mei 2026.

Dalam surat itu, pimpinan universitas menginstruksikan kepada Dekan dan Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teknik serta Fakultas Pertanian agar menyelenggarakan kegiatan perkuliahan secara daring mulai Kamis, 21 Mei 2026 hingga Selasa, 26 Mei 2026.

Kebijakan pembelajaran daring tersebut diambil dalam rangka menjaga kondusivitas lingkungan kampus serta mengantisipasi situasi terkini pasca bentrokan yang melibatkan mahasiswa dari kedua fakultas.

Selain mengalihkan proses belajar mengajar secara online, pihak universitas juga meminta dosen untuk menyisipkan nasihat dan pesan penyejuk kepada mahasiswa dalam setiap sesi perkuliahan.

Baca: Mahasiswa USK Bentrok dan Bakar Kampus

Langkah itu dilakukan guna meredam situasi dan memastikan proses akademik tetap berjalan efektif selama pembelajaran daring berlangsung.

Sebelumnya, dua kelompok mahasiswa USK dari Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian terlibat bentrokan pada Kamis dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas kampus dan kendaraan mengalami kerusakan akibat terbakar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan pertama terjadi sekitar pukul 01.39 WIB di kawasan Fakultas Teknik. Bentrokan diduga berkaitan dengan ketegangan yang berkembang pasca aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Aceh pada 18 Mei 2026 lalu.

Dalam kronologi yang beredar, sekitar 70 mahasiswa Fakultas Pertanian mendatangi area Fakultas Teknik. Kedatangan mereka kemudian memicu bentrokan dengan mahasiswa Teknik hingga menyebabkan sejumlah mahasiswa mengalami luka-luka. Selain itu, beberapa fasilitas kampus dilaporkan mengalami kerusakan.

Situasi kembali memanas sekitar pukul 03.50 WIB saat ratusan mahasiswa Fakultas Teknik mendatangi kawasan Fakultas Pertanian sebagai aksi balasan.

Dalam kejadian susulan tersebut, kerusakan yang ditimbulkan dilaporkan lebih besar. Pos satpam dan area gedung D3 Pertanian Lama disebut terbakar. Selain itu, tiga unit sepeda motor dan satu unit mobil turut terbakar dalam insiden tersebut. Sejumlah fasilitas gedung Fakultas Pertanian juga mengalami kerusakan.

Previous articleBea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 527 Gram Emas ke Malaysia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here