Home News Daerah Bupati Bireuen Fasilitasi Penjemputan Pekerja Sakit dari Malaysia

Bupati Bireuen Fasilitasi Penjemputan Pekerja Sakit dari Malaysia

Bupati Mukhlis Fasilitasi Penjemputan Warga Bireuen yang Dipulangkan dari Malaysia
Ambulans Takabeya Peduli saat menjemput Adli Insya (48) di Bandara Sultan Iskandar Muda usai kembali dari Malaysia karena sakit. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, bergerak cepat memfasilitasi ambulans untuk menjemput Adli Insya (48), warga Dusun Simpang Dua, Gampong Ulee Glee, Kecamatan Makmur yang dipulangkan dari Malaysia karena sakit.

Aldi dijemput di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, pada Selasa (28/7/2026), setelah pemerintah daerah menerima laporan dari Keuchik Gampong Ulee Glee, Kecamatan Makmur. Ia tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan penerbangan AirAsia dari Malaysia.

Keuchik Gampong Ulee Glee, Maimuddin, mengatakan Adli telah merantau ke Malaysia selama kurang lebih satu tahun untuk bekerja sebagai buruh di perkebunan kelapa sawit.

Namun, selama berada di Malaysia, kondisi kesehatan Adli terus menurun hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja. Melihat kondisi tersebut, pihak keluarga mengajukan permohonan agar Adli dipulangkan ke Bireuen sehingga dapat menjalani perawatan medis lebih dekat dengan keluarga.

Maimuddin menjelaskan, setelah menerima informasi mengenai kondisi warganya, ia segera menghubungi Bupati Bireuen melalui sambungan telepon.

Baca juga: Kanada Buka Kesempatan 300.000 Imigran Jadi Warga Negara

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Mukhlis langsung menginstruksikan agar ambulans Takabeya Peduli difasilitasi untuk menjemput Adli di Bandara Sultan Iskandar Muda.

Ambulans tersebut kemudian diberangkatkan untuk membawa Adli dari bandara menuju rumah sakit di Kabupaten Bireuen agar segera mendapatkan penanganan medis.

Pemerintah Kabupaten Bireuen berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk warga yang sedang merantau di luar negeri. Respons cepat terhadap laporan masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi keluarga yang membutuhkan bantuan pemerintah.

Previous articleKementerian Pertanian Cetak Sawah Rakyat 140 H di Bireuen
Next articleNegara Hukum atau Hukum Kerumunan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here