Komparatif.ID, Bireuen– Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, menyerahkan 45 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) bantuan Kementerian Pertanian kepada lima Brigade Pangan di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Peudada, Senin, 20 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menjelaskan pembentukan Brigade Pangan di Bireuen berawal dari pertemuannya dengan Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto dan Anggota Komisi IV DPR RI T.A. Khalid di Banda Aceh pada 2023.
Usai pertemuan tersebut, keduanya bersama rombongan meninjau langsung kondisi persawahan di Kecamatan Peudada.
Ia berharap seluruh alsintan yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masing-masing Brigade Pangan sehingga memberikan manfaat nyata bagi para petani.
“Saya berharap alat-alat yang telah diserahkan ini dimanfaatkan sebaik mungkin, jangan sampai menjadi besi tua,” kata Mukhlis.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Bireuen juga mengukuhkan Asosiasi Ketahanan Pangan Peudada (AKPP).
Bupati Mukhlis mengajak seluruh anggota Brigade Pangan untuk menjaga dan memanfaatkan bantuan yang diberikan secara maksimal demi memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. Ia juga menyambut baik terbentuknya AKPP sebagai wadah kolaborasi para pelaku pertanian dalam meningkatkan kapasitas, akses teknologi, serta mendorong inovasi di sektor pertanian.
Mulyadi menjelaskan setiap Brigade Pangan memperoleh sembilan unit alsintan. Brigade Pangan Situ Bagendit di Kecamatan Peudada telah menerima bantuan secara lengkap yang terdiri atas satu unit combine harvester, satu unit traktor roda empat, dua unit traktor rotavator, satu unit drone penyemprotan, serta empat unit hand traktor.
Baca juga: Usai Dilatih Kementan, 30 Brigade Pangan Mulai Bertugas di Peudada
Sementara itu, Brigade Pangan Gamogora di Kecamatan Peudada, Brigade Pangan Sigupai Peusangan Siblah Krueng, Brigade Pangan Gaptas Gandapura, dan Brigade Pangan Batuta Peusangan Selatan masih menunggu penyaluran satu unit combine harvester.
Menurut Mulyadi, apabila dikonversikan ke nilai anggaran, setiap Brigade Pangan menerima bantuan senilai sekitar Rp2,4 miliar dalam bentuk barang. Khusus Kecamatan Peudada memperoleh bantuan dengan nilai lebih dari Rp4 miliar karena terdapat dua Brigade Pangan yang menerima alsintan.
Pada kesempatan yang sama, Camat Peudada Erri Seprinaldi, S.STP., S.Sos., M.Si., berharap keberadaan Brigade Pangan beserta dukungan alsintan dapat membantu meningkatkan aktivitas pertanian di Kecamatan Peudada.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendorong kembali produktivitas lahan pertanian yang sebelumnya terdampak bencana.
Erry menyampaikan menjelaskan program pompanisasi yang telah berjalan masih menghadapi sejumlah kendala teknis sehingga belum mampu mengoptimalkan pengairan lahan pertanian.
Selain itu, pembangunan Bendungan Irigasi Aneuk Gajah Rheut telah dimulai dan diharapkan dapat selesai pada akhir tahun ini. Ia juga berharap adanya dukungan pembiayaan, khususnya akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), guna menunjang operasional Brigade Pangan.
