
Komparati.ID, Tamiang— PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyalurkan santunan kepada 5.000 anak yatim di berbagai daerah di Indonesia secara serentak pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyampaikan jumlah anak yatim yang menerima santunan pada 2026 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, BSI menyalurkan bantuan kepada 4.444 anak yatim, sementara tahun ini jumlah penerimanya mencapai 5.000 anak yang tersebar di berbagai wilayah.
Menurutnya, program santunan tersebut merupakan kegiatan rutin yang telah dilaksanakan sejak BSI berdiri. Tahun ini menjadi pelaksanaan yang kelima dari program tersebut. Selain memberikan santunan kepada anak yatim, BSI juga menyalurkan wakaf Al-Qur’an ke sejumlah pesantren di berbagai daerah di Indonesia.
Program santunan ini dilaksanakan secara serentak di sembilan titik regional. Beberapa kota yang menjadi lokasi kegiatan antara lain Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, dan Makassar.
Baca juga: Daftar Tunggu Haji Kian Panjang, BSI dan ISNU Aceh Sosialisasikan Tabungan Haji Muda
Di wilayah Aceh, kegiatan dipusatkan di Masjid Darussalam, Aceh Tamiang. Lokasi ini dipilih karena dianggap strategis dan dekat dengan masyarakat yang membutuhkan dukungan sosial, termasuk masyarakat yang pernah terdampak bencana di wilayah tersebut.
Selain program santunan, BSI juga menjalankan berbagai program sosial lain seperti penyaluran zakat dan dukungan pendidikan melalui program BSI Scholarship. Program beasiswa tersebut telah memberikan akses pendidikan kepada lebih dari 10.000 pelajar dan mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga prasejahtera.
Dari sisi layanan digital, BSI juga mencatat peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan donasi. Melalui fitur “Berbagi” pada aplikasi BYOND by BSI, jumlah donasi digital mengalami pertumbuhan sebesar 14 persen selama dua pekan pertama bulan Ramadhan.
Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, menyampaikan apresiasi atas kegiatan sosial yang dilakukan oleh BSI. Ia menilai kehadiran BSI tidak hanya sebagai lembaga perbankan, tetapi juga sebagai mitra yang turut berkontribusi dalam kegiatan sosial di daerah.
Armia mengatakan pemerintah daerah menyambut baik kepedulian sosial yang ditunjukkan BSI kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim. Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan BSI dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.












