Home News Diduga Keracunan AC Mobil, 2 Warga Samalanga Meninggal Dunia

Diduga Keracunan AC Mobil, 2 Warga Samalanga Meninggal Dunia

warga samalanga
Dua warga Samalanga, ditemukan telah meninggal dunia di dalam kabin Honda Jazz yang parkir di Keude Luengputu, Pidie Jaya, Selasa, 24 Maret 2026. Foto: HO for Komparatif.ID.

Meureudu—Dua warga Samalanga ditemukan meninggal dunia di dalam kabin mobil Honda Jazz BK 1508 JL di pinggir jalan nasional Banda Aceh-Medan, Keude Luengputu, Pidie Jaya, Selasa dinihari, 24 Maret 2026.

Informasi yang dihimpun Komparatif.ID, kedua warga Samalanga tersebut pertama kali dilihat oleh warga memarkikan kendaraan roda empat tersebut di tepi jalan di Gampong Keude Luengputu, Senin, 23 Maret 2026,sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu ada warga yang melihat Honda Jazz BL 1508 BK berhenti di depan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola oleh Yayasan Bustanul Fakri Aceh, di jalan elak –jalan rel kereta api—Keude Luengputu, Pidie Jaya.

Saat berhenti, tidak ada yang keluar dari dalam kabin mobil. Warga sekitar mengira bila di dalam kabin mobil merupakan pemudik yang beristirahat sejenak. Apalagi plat kendaraannya berasal dari Sumatera Utara.

Akan tetapi hingga Senin malam, Honda Jazz tersebut tak kunjung beranjak. Mesin kendaraan roda empat tersebut juga tetap menyala. Warga yang mulai menaruh curiga, sekitar pukul 23.55 WIB mendekati kendaraan tersebut, memastikan tidak ada hal buruk yang sedang terjadi.

Seorang warga bernama Misbah dan sejumlah pemuda mencoba mencari tahu apa yang sedang terjadi. Mereka pun mengetuk kaca mobil. Tapi tidak ada sahutan dari dalam. Warga mulai curiga sesuatu yang buruk telah terjadi.Apalagi dilihat sepintas dari luar, kedua orang di dalam kabin mobil terlihat seperti tertidur pulas.

Warga membuat laporan ke Polsek Bandar Baru. Setelah menerima laporan, pukul 00.00 WIB, polisi pun bergerak ke lokasi. Karena tak kunjung mendapatkan jawaban dari dalam kabin mobil, polisi berinisiatif menghancurkan kaca samping kendaraan itu.

Seluruh warga dibuat terperangah, kedua anak manusia—laki-laki dan perempuan—telah meninggal dunia dalam keadaan duduk di jok masing-masing, dalam kondisi air conditioner (AC) mobil menyala.

Saat ditemukan oleh warga, kaca jendela mobil tersebut tertutup rapat.

Salah satu korban berjenis kelamin laki-laki bernama Misbahuddin (25), warga Gampong Lancok, Kecamatan Samalanga, Bireuen. Seorang lainnya bernama Husnaini (25) berjenis kelamin perempuan.

Baca: Polisi Buru Pelaku Pencurian di Warkop SMEA Premiun Saat Salah Ied

Kedua warga Samalanga tersebut diduga meninggal dunia karena keracunan asap kendaraan yang masuk ke dalam kabin dan bercampur dengan udara yang diembuskan oleh AC mobil.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara, jenazah dibawa pulang ke kampung halaman.

Menurut jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh sejumlah perguruan tinggi, serta hasil penelitian independent industri otomotif dan dunia kesehatan, gas buang kendaraan sangat berbahaya bagi kesehatan.

Banyak pengendara yang mengira menikmati dinginnya AC saat berhenti sejenak di tepi jalan, cukup aman, padahal tidaklah demikian. Bahkan seringkali akan berakibat kematian. Mengapa?

Gas karbon monoksida yang dihasilkan dari pembuangan mesin, tetap terperangkap di dalam kabin mobil, meski dalam jumlah yang sedikit. Jumlah gas tersebut akan semakin banyak berkumpul di dalam kabin ketika kendaraan berhenti dalam kondisi menyala.

Sebagian merasa dengan membuka sedikit kaca jendela, akan aman. Padahal tidak. Keracunan akan terjadi bahkan hingga merengut nyawa Anda, meski jendela telah dibuka sedikit. Apalagi kaca ditutup rapat, otomatis, tak ada karbon monoksida yang bisa keluar, dan mempercepat keracunan.

Previous articleKasus Campak Tembus 10 Ribu, Pemerintah Percepat Imunisasi
Next article2 Mahasiswa Program Ners Stikes Muhammadiyah Lhokseumawe Meninggal di Dalam Mobil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here