Komparatif.ID, Sigli— Pemerintah Kabupaten Pidie merevisi surat undangan terkait pelaksanaan takbir bersama, pelepasan lomba gema takbir, serta pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perubahan itu tertuang dalam surat undangan hasil revisi dengan nomor 14.1.1/861.a/2026 tertanggal 17 Maret 2026. Pemkab Pidie mengambil langkah ini guna memastikan kesesuaian penanggalan menjelang akhir Ramadan sekaligus menghindari kebingungan di tengah masyarakat.
Sebelumnya, melalui surat nomor 14.1.1./861/2026 yang diterbitkan pada 9 Maret 2026, Pemerintah Kabupaten Pidie merencanakan pelaksanaan takbir akbar pada Kamis malam, 19 Maret 2026, dan Salat Idulfitri pada Jumat pagi, 20 Maret 2026. Namun, setelah dilakukan peninjauan ulang, jadwal tersebut dinilai perlu diperbaiki.
Dalam dokumen terbaru yang telah ditandatangani, seluruh rangkaian kegiatan mengalami pergeseran satu hari. Takbir akbar dan lomba gema takbir dijadwalkan berlangsung pada Jumat malam, 20 Maret 2026, bertepatan dengan 30 Ramadan 1447 Hijriah, mulai pukul 20.00 WIB di Masjid Agung Al-Falah, Sigli.
Sementara itu, pelaksanaan Salat Idulfitri ditetapkan pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026, atau 1 Syawal 1447 Hijriah, pukul 07.00 WIB di lokasi yang sama.
Baca juga: Hore! Presiden Bantu Daging Meugang Idulfitri 1447 H untuk Korban Banjir
Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie, Fazli, membenarkan adanya revisi terhadap dokumen tersebut. Ia menjelaskan perubahan dilakukan semata-mata karena adanya kekeliruan administratif pada surat yang diterbitkan sebelumnya.
“Pada surat tertanggal 9 Maret terdapat kekeliruan, oleh karena itu surat undangan tersebut kami revisi agar tidak menimbulkan kerancuan di tengah masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu, 18 Maret 2026.
Meski jadwal kegiatan telah diperbarui, pemerintah daerah menegaskan penetapan resmi 1 Syawal 1447 Hijriah tetap menunggu keputusan pemerintah pusat. Hal ini merujuk pada hasil sidang isbat yang akan diumumkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Fazli menambahkan Pemerintah Kabupaten Pidie akan mengikuti sepenuhnya keputusan nasional terkait penentuan hari raya Idulfitri. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait tanggal pelaksanaan hari raya.













