Home News Daerah Polres Pidie Pastikan Stok BBM Aman

Polres Pidie Pastikan Stok BBM Aman

Laka Lantas di Simpang Beutong: Jejak Rem Tak Ditemukan, Sopir Fuso Jadi Tersangka Polres Pidie Pastikan Stok BBM Aman
Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Sigli— Polres Pidie memastikan ketersediaan stok BBM di wilayah Kabupaten Pidie dalam kondisi stabil dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Kepastian ini disampaikan menyusul munculnya isu mengenai kelangkaan energi yang sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana mengatakan berdasarkan hasil pemantauan terbaru, distribusi BBM ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai wilayah di Pidie masih berjalan normal.

Hingga saat ini tidak ditemukan kendala teknis maupun operasional yang mengganggu proses penyaluran bahan bakar dari terminal penyimpanan ke titik pengisian.

“Kami memastikan stok BBM di sejumlah SPBU di Kabupaten Pidie dalam posisi aman. Hingga saat ini, proses distribusi dari terminal bahan bakar ke titik-titik pengisian masih berjalan lancar,” ujar Jaka Mulyana di Sigli, Kamis (5/3/2026).

Untuk memastikan kondisi di lapangan sesuai dengan data yang diterima, Polres Pidie juga telah menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian sektor (polsek) agar melakukan pengecekan langsung di setiap SPBU di wilayah masing-masing.

Baca juga: Khawatir Dampak Konflik AS-Iran, Antrean BBM Mengular di Bireuen

Verifikasi tersebut dilakukan guna memperoleh gambaran yang akurat terkait kondisi stok maupun aktivitas distribusi.

Berdasarkan laporan para Kapolsek, ketersediaan stok BBM di berbagai SPBU di wilayah binaan masing-masing masih berada pada tingkat yang mencukupi. Tidak ditemukan tanda-tanda gangguan distribusi yang dapat memicu kelangkaan BBM di tingkat masyarakat.

Selain memeriksa ketersediaan stok, aparat kepolisian juga memantau dinamika antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Dari hasil pemantauan tersebut, situasi di lapangan dilaporkan tetap kondusif. Antrean kendaraan masih dalam batas wajar dan tidak terlihat adanya lonjakan yang tidak biasa.

Polisi juga menyatakan tidak menemukan indikasi praktik penimbunan BBM yang dapat mengganggu distribusi atau memicu keresahan di tengah masyarakat. Pengawasan tetap dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi tersebut tetap terjaga.

Jaka Mulyana mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Ia menekankan bahwa perilaku pembelian secara berlebihan atau panic buying justru berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan di pasar.

“Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan saja. Perilaku panic buying justru dapat menciptakan keresahan baru di tengah masyarakat, padahal pasokan kita saat ini sangat mencukupi,” katanya.

Previous articleSafari Ramadan Pemkab Bireuen Ditutup di Juli
Next article3 Bulan Gelap Gulita, Listrik di Salah Sirong Jaya Akhirnya Kembali Menyala

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here