Home News Daerah Kacabdin Bireuen Arungi Sungai Antar Bantuan Untuk Guru Terdampak Banjir

Kacabdin Bireuen Arungi Sungai Antar Bantuan Untuk Guru Terdampak Banjir

Kacabdin Bireuen Arungi Sungai Antar Bantuan Untuk Guru Terdampak Banjir
Kacabdin Bireuen Abdul Hamid saat menyalurkan bantuan untuk guru-guru terdampak banjir di Kuta Blang, Sabtu (6/12/2025). Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen— Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah IV Bireuen, Abdul Hamid, turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kepada guru-guru yang terdampak banjir bandang di kawasan Kuta Blang, pada Sabtu (6/12/2025).

Akses utama jembatan menuju Kuta Blang putus total akibat terjangan arus banjir beberapa waktu lalu, memaksa rombongan Kacabdin harus menempuh jalur sungai.

“Kita mau antar bantuan ke Kutablang. Dan kami sudah berada di dalam boat (perahu) . Ini satu-satunya cara untuk penyeberangan agar bantuan bisa sampai,” ujar Abdul Hamid.

Di atas perahu, Abdul Hamid menjelaskan bahwa misi kemanusiaan hari ini ditujukan khusus untuk 10 Kepala Keluarga (KK) guru yang hingga kini masih bertahan di pengungsian.

Mereka adalah insan pendidikan yang berasal dari berbagai satuan pendidikan, antara lain guru Sekolah Luar Biasa (SLB), SMA Kutablang, SMA Negeri 1 Peusangan, dan SMK Negeri 1 Peusangan.

Baca juga: Korban Meninggal Banjir Sumatra Tembus 914 Jiwa, Aceh Tertinggi

“Insyaallah hari ini kita menyeberang dengan boat ini. Kami membawa amanah orang banyak untuk rekan-rekan guru yang sedang diuji musibah,” tambahnya.

Sesampainya di lokasi pengungsian. Paket bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan mendesak seperti sembako, tikar plastik, dan sajadah untuk beribadah. Abdul Hamid menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar tugas dinas, melainkan bentuk solidaritas.

“Kami hanya membawa amanah orang, menyampaikan kepedulian kepada bapak dan ibu guru sekalian,” ucapnya.

Di tengah kunjungan tersebut, momen menyentuh terjadi ketika Abdul Hamid bertemu dengan seorang siswi tunarungu dari SLB YTC Kutablang. Siswi tersebut diketahui tidak pulang ke rumah dan memilih tetap tinggal di asrama sekolah bersama kepala sekolahnya di tengah situasi pasca banjir ini.

“Siswi ini masih tinggal di asrama sama Ibu Kepala Sekolah, tidak pulang ke rumah. Nanti Bapak kirim beras untuk makan bersama Ibu ya,” ujarnya sambil menggunakan bahasa isyarat, memastikan kebutuhan logistik mereka juga terpenuhi.

Aksi cepat tanggap Kacabdin Wilayah IV Bireuen ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban para guru dan siswa yang terdampak, serta menjadi penyemangat agar proses pendidikan di wilayah bencana dapat segera pulih kembali.

Previous articleKorban Meninggal Banjir Sumatra Tembus 914 Jiwa, Aceh Tertinggi
Next articleBerkat Sel Surya Meunasah Paloh Raya pun Kembali Terang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here