Home News Daerah 1 Unit Rumah di Teupin Mane Ludes Dilalap Api

1 Unit Rumah di Teupin Mane Ludes Dilalap Api

1 Unit Rumah di Teupin Mane Ludes Dilalap Api
Puing rumah milik Zulfikar di Teupin Mane, Juli, Bireuen, habis dilalap pada Senin (15/12/2025) dinihari. Foto: Komparatif.ID/Muhajir Juli.

Komparatif.ID, Bireuen– Satu unit rumah di Teupin Mane, Kecamatan Juli, Bireuen, pada Senin (15/12/2025) dinihari, ludes dilalap sijago merah.

Rumah tersebut merupakan milik almarhum Abdullah alias ABD, yang di bagian depannya difungsikan sebagai bengkel oleh putra sulungnya bernama Zulfikar.

Zulfikar yang merupakan alumnus Politeknik Negeri Lhokseumawe, jurusan perancangan mesin, mengatakan api pertama kali muncul pada pukul 03.00 WIB. Kebakaran itu pertama kali diketahui oleh adiknya yang baru pulang dari meunasah untuk mengambil air.

Menurut cerita Zulfikar, api pertama kali muncul dari bagian belakang rumah. Tidak diketahui penyebabnya. Seluruh sumber energi untuk penerangan seperti genset, telah dimatikan sejak pukul 00.00 WIB.

Baca juga: Jembatan Bailey Teupin Mane Rampung, Akses Menuju Bener Meriah Kembali Terbuka

Demikian juga lampu teplok, telah dimatikan ketika ibunya Zulfikar beranjak ke peraduan. Di dapur, tak ada kompor yang menyala.

“Sumber apinya dari arah belakang. Tapi saya tidak tahu penyebabnya,” terang pria yang berprofesi sebagai mekanik sepeda motor tersebut.

Armada Pemadam Kebakaran turun memadamkan api. Tapi karena bangunan tersebut umumnya berkonstruksi kayu, maka dengan cepat api membakarnya. Hujan deras yang mengguyur Bireuen tidak mempengaruhi daya laju kebakaran.

“Untung ada Pemadam Kebakaran, api sempat menjilat bangunan di dekat rumah,” terang Iswannur, adik Zulfikar.

Kini keluarga tersebut menatap puing dengan perasaan nelangsa. Listrik sudah dua minggu tidak menyala di Teupin Mane. Banjir bandang Aceh pada 26 November 2025, membuat desa itu terisolir, sekaligus gelap.

Puluhan rumah warga Teupin Mane digerus sungai. Ada yang tanpa jejak, ada yang tersisa sebagian.

Kini, rumah keluarga Zulfikar ikut digerus bencana. Bukan oleh banjir, tapi oleh kobaran api yang masih tidak diketahui sumbernya.

Previous articleBiaya Transportasi Mahal, Warga Ketol Sebut Hasil Jualan Habis di Jalan
Next articleDewan Profesor USK Kirim Surat Terbuka untuk Presiden Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here