Komparatif.ID, Milan— Wanda Nara gagal memeras Mauro Icardi melalui jalur pengadilan. Dalam putusan terakhir jelang perceraian mereka, Pengadilan Italia menolak tuntutan Wanda karena kejelian kuasa hukum pemain bola Argentina tersebut.
Pada 1 Januari 2026, Wanda Nara sudah kalah di pengadilan. Upayanya memeras sang suami demi meraup keuntungan finansial yang sangat besar, ditolak oleh hakim Anna Cattaneo di Pengadilan Milan. Sang hakim menolak mentah-mentah tuntutan gono-gini dari pihak Wanda.
Perempuan yang rela tidur dengan Icardi ketika Wanda masih terikat pernikahan dengan Maxi Lopez, tidak berpuas diri. Dia melanjutkan gugatan dengan cara banding ke Pengadilan Banding Milan. Pada 27 Juli 2026, Pengadilan Banding Milan mengeluarkan keputusan final bahwa semua tuntutan Wanda tidak dapat diterima.
Setelah putusan tersebut diterbitkan, tak ada ruang hukum lagi bagi Wanda Nara untuk memeras Icardi.
Desas-desus perselingkuhan Wanda dan Mauro Icardi karena faktor finansial, akhirnya benar. Demi harta, Wanda akan melakukan apa pun. Dulu ia rela buka paha untuk Icardi di belakang Maxi Lopez, hanya demi mengikat mitra suaminya itu. Dia tak peduli bagaimana hancurnya Maxi, baginya yang penting harta, harta, harta.
Maxi akhirnya melepaskan Wanda. Dia pun menabuh genderang perang dengan Icardi hingga mereka tak pernah ketemu kali di atas lapangan bola. Hatinya hancur, sebab Icardi merupakan teman satu club yang sangat ia percayai dan sering dibawa ke rumah dan berlibur. Ternyata Wanda dan Icardi, merupakan tipikal pengkhianat. Diberi hati justru menikam jantung.
Tak butuh waktu lama bagi Muaro Icardi merasakan pernikahannya sebagai neraka dunia. Meski telah memiliki dua putri cantik, sepanjang satu dekade pernikahan mereka, hanya diisi oleh keributan tak berujung.
Di level internasional Mauro Icardi langsung ketiban sial. Ia tak dipanggil bermain untuk Timnas Argentina sejak 2014, setelah The Wanda Derby meledak. Meskipun aksinya di tingkat klub sangat bersinar, tapi ia tidak mendapatkan tempat di timnas.
Setelah menikah dengan Mauro Icardi, Wanda langsung bergerak mengumpulkan pundi uang lebih besar dengan cara menjadi agen bagi suaminya. Wanda yang hanya peduli tentang keuntungan dirinya, membuat reputasi sang suami hancur di mata klub. Ia pandai melihat momen yang kemudian memaksa klub melepas sang suami ke klub yang meminangnya.
Mulai 2021 hingga 2024 hubungan keduanya seperti perang. Wanda Nara menuduh sang suami selingkuh, kemudian hubungan mereka putus-nyambung, saling sindir di media sosial. Kemudian berakhir dengan gugatan di Pengadilan Milan.
Dan drama pun terjadi. Ini bukan soal hubungan yang hendak diakhiri. Tapi sebuah upaya pemerasan yang dibalut dengan narasi perlindungan terhadap perempuan, hak asuh anak, dan lain-lain.
Di pengadilan Wanda Nara menuntut Icardi membayar tunjangan pribadi untuk Wanda Nara sebesar 250.000 Euro per bulan. Tunjangan anak untuk masing-masing anak 65.000 Euro per bulan. Uang kompensasi penyelesaian perceraian 100.000 Euro perbulan.
Baca juga: Messi dan Yamal, 2 Era Dalam Satu Bingkai
Bukan hanya itu, sang perempuan yang menurut banyak warganet sebagai wanita tak tahu malu, berupaya mendapatkan hak kepemilikan mutlak sejumlah properti senilai total 50 juta Euro. Properti tersebut seperti rumah mewah di Milan, vila di Danau Como, apartemen eksklusif di Roma, serta sejumlah property lain di Argentina dan sejumlah negara Eropa.
Dia juga mengincar hak asuh anak. bahkan tanpa persetujuan Icardi, Wanda Nara telah membawa anak-anak mereka ke Argentina.
Tapi kemudian, pengadilan memerintahkan Wanda untuk membawa pulang kedua putri mereka ke Milan, Italia.
Bagaimana Icardi lolos dari upaya pemerasan yang dilakukan oleh mantan selingkuhannya itu?
Kuasa hukum Icardi berhasil membuktikan bahwa Wanda merupakan perempuan yang selama menikah dengan Icardi telah memiliki harta yang berlimpah. Pengacara melaporkan seluruh harta terdaftar milik sang perempuan.
Tim hukum berhasil mengajukan bukti kepada pengadilan bahwa setiap tahun pendapatan Wanda mencapai 2,5 juta Euro. Dengan demikian dia tidak membutuhkan sokongan dana pascaperceraian.
Pengacara juga berhasil menghadirkan bukti Wanda telah melakukan pelanggaran kesetiaan dalam pernikahan. Termasuk deklarasi hubungannya dengan rapper L-Gante. Hukum Italia mengatur istri yang terbukti berselingkuh kehilangan ha katas tunjangan nafkah dari mantan suami.
Wanda menuntut kompensasi tambahan sebesar €100.000 per bulan. Tim Icardi membuktikan bahwa jika semua tuntutan Wanda dikabulkan, Icardi yang berpenghasilan sekitar €500.000/bulan, hanya akan menyisakan €20.000–€85.000 untuk dirinya sendiri. Hakim sepakat menilai tuntutan tersebut “keterlaluan” (outrageous) dan tidak masuk akal.
Sumber: La Derecha Diario, Goal, Tempo, Vietnam.vn.
