Home News Tuntut Uang Meugang, Ribuan Warga Padati Pendopo Gubernur Aceh

Tuntut Uang Meugang, Ribuan Warga Padati Pendopo Gubernur Aceh

Tuntut Uang Meugang, Ribuan Warga Padati Pendopo Gubernur Aceh
Masyarakat memadati pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (18/2/2026). Foto: Komparatif.ID/Rizki Aulia Ramadhan.

Komparatif.ID, Banda Aceh— Ribuan masyarakat memadati halaman Pendopo Gubernur Aceh di Banda Aceh, Rabu (18/2/2026). Warga yang datang dari berbagai daerah tersebut berkumpul di kawasan Pendopo Gubernur Aceh untuk meminta uang meugang kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.

Sejak pagi hari, massa mulai terlihat berkumpul di luar pagar pendopo. Jumlah warga terus bertambah hingga memenuhi badan jalan di sekitar lokasi. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas di kawasan tersebut terganggu dan menimbulkan kemacetan.

Ketegangan meningkat ketika sebagian warga berupaya mendesak masuk ke area Meuligoe yang merupakan kawasan terbatas.

Baca juga: KIA Bireuen Antar 100 Paket Daging Meugang Siap Saji untuk Korban Banjir di Salah Sirong Jaya

Aparat pengamanan yang berjaga di lokasi berusaha menahan pergerakan massa agar tidak memasuki area dalam pendopo. Dorong-dorongan antara warga dan petugas tidak terhindarkan.

Dari sejumlah video yang beredar di media sosial, terlihat aksi dorong hingga pemukulan yang dilakukan sebagian massa terhadap personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Beberapa petugas tampak berupaya mengamankan situasi di tengah tekanan warga yang terus mendesak ke arah pagar.

Pantauan Komparatif.ID di lokasi hingga pukul 14.50 WIB massa masih bertahan di depan pendopo. Aparat keamanan tetap berjaga di sejumlah titik untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Aceh terkait tuntutan warga.

Previous articleKIA Bireuen Antar 100 Paket Daging Meugang Siap Saji untuk Korban Banjir di Salah Sirong Jaya
Next articleSatpol PP: Uang Meugang Rp100 Ribu/Orang Dibagikan Usai Zuhur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here