BREAKING
News

Sinkhole Membesar, Warga Pondok Balik Harus Relokasi

sinkhole pondok balik
Sinkhole di Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, semakin meluas. Warga di sana harus direlokasi. Foto: PRR.

Komparatif.ID, Redelong—Lubang amblas alias sinkhole di Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, semakin meluas. Meski pemerintah belum merilis luas daerah terdampak utama, tapi luas sinkhole yang sudah tercatat mencapai 3 sampai lima kilometer, dengan kedalaman 100 meter.

Melihat semakin meluasnya sinkhole, Pemerintah Aceh Tengah melakukan upaya penyelamatan warga. Pemerintah melakukan relokasi warga Pondok Balik ke wilayah lebih aman di perbatasan Aceh Tengah-Bener Meriah. Bila tidak ada aral melintang, pada akhir Desember 2026, proses relokasi warga Pondok Balik selesai dilakukan.

Dalam keterangannya, Rabu, 19 Agustus 2026, Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan menjelaskan, upaya relokasi semakin mendesak dilakukan, karena lubang longsoran tanah tersebut semakin meluas. Lahan pertanian dan permukiman terus digerus, menyebabkan ancaman nyata bagi warga setempat.

Menurut Muchsin, warga Pondok Balik banyak yang tidak berani lagi menempati rumahnya, karena sewaktu-waktu bisa amblas ke dalam jurang setinggi 100 meter.

Baca: Tajuk Enang-Enang dan Sinkhole Pondok Balik Belum Aman

Pemkab Aceh Tengah kini berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk mematangkan penanganan kawasan terdampak. Penyiapan tersebut mencakup opsi penggantian lahan dan pembangunan hunian tetap bagi warga yang harus direlokasi.

Calon lokasi relokasi disebut berada sekitar satu kilometer dari Desa Ketol, dekat perbatasan Kabupaten Bener Meriah. Pemkab Aceh Tengah juga telah membantu menyediakan jalan alternatif untuk mendukung mobilitas masyarakat selama proses penanganan berlangsung.

“Alhamdulillah hari ini sudah ada penanganan khusus dari Kementerian PU itu tentunya nanti masalah ganti lahan atau pembangunan huntap atau segala macam itu nanti bagian daripada tugas kita bersama-sama. Tapi setidaknya kami juga pemerintah daerah sudah membantu jalan alternatif untuk masyarakat,” kata Muchsin.

Sinkhole dan Relokasi Dalam Kajian Kementerian PU

Tim teknis Kementerian PU telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan kajian terhadap kawasan terdampak dan rencana lokasi relokasi. Hasil kajian tersebut diperlukan untuk memastikan penanganan dan pembangunan hunian bagi masyarakat dapat dilaksanakan di kawasan yang aman.

“Saat ini sedang ada penanganan secara teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum di sana, mereka sedang turun. Mudah-mudahan semuanya akan selesai,” kata Muchsin.

Penanganan sinkhole dan rencana relokasi warga Pondok Balik menjadi bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Tengah. Proses tersebut juga menjadi perhatian Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera MuhammadTito Karnavian.

“Insyaallah kami dengan bersama jajaran pemerintah daerah sedang berusaha maksimal untuk rehabilitasi dari rekonstruksi. Ini tentunya mengikuti dengan arahan dari Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Republik Indonesia,” pungkas Muchsin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *