Komparatif.ID, Banda Aceh– Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., mengingatkan pentingnya menjaga perdamaian Aceh yang telah berlangsung selama 21 tahun.
Menurutnya, kondisi damai menjadi salah satu syarat penting agar pembangunan daerah dan bangsa dapat terus berjalan. Hal itu disampaikan Mujiburrahman dalam kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di Masjid Fathun Qarib, Banda Aceh, Minggu (16/8/2026) malam.
Mujiburrahman mengatakan pembangunan tidak dapat berjalan dengan baik apabila suatu daerah berada dalam kondisi konflik dan ketidakamanan. Karena itu, perdamaian yang telah berlangsung di Aceh perlu dijaga secara bersama-sama.
“Daerah kita dan bangsa kita ini hanya bisa dibangun kalau kondisi daerah dan negeri ini dalam kondisi damai, aman, tenteram, nyaman, tidak huru-hara, tidak ada konflik, dan tidak ada perang,” kata Mujiburrahman.
Ia menyebut perdamaian Aceh yang kini telah memasuki usia 21 tahun merupakan hal yang perlu terus dipelihara. Menurutnya, keberlanjutan perdamaian tidak hanya berkaitan dengan tidak adanya konflik, tetapi juga harus diarahkan agar memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat.
“Mari kita jaga perdamaian yang telah berusia 21 tahun dan kemerdekaan yang telah berusia 81 tahun ini agar betul-betul memberi kesejahteraan kepada masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: UIN Ar-Raniry Latih Tendik Jadi Penggerak Publikasi di Tiap Unit Kerja
Mujiburrahman mengatakan suasana damai dan aman menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kondisi tersebut, pembangunan dapat dilaksanakan tanpa terganggu oleh konflik maupun gejolak di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan Zikir dan Doa Kebangsaan yang dilaksanakan di UIN Ar-Raniry merupakan bagian dari kegiatan yang diarahkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) di Indonesia.
Menurut Mujiburrahman, pelaksanaan kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan zikir dan doa. Kementerian Agama juga mendorong perguruan tinggi keagamaan untuk melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang memberikan dampak bagi masyarakat.
Zikir dan doa dalam kegiatan tersebut dipimpin Ustaz H. Jamhuri Ramli bersama tim. Kegiatan berlangsung di Masjid Fathun Qarib dan diikuti unsur pimpinan serta civitas akademika UIN Ar-Raniry.
Sejumlah pejabat dan unsur kampus turut hadir, di antaranya para wakil rektor, kepala biro, dekan, Ketua dan Sekretaris Badan Kemakmuran Masjid (BKM), jajaran pengurus BKM, dosen, tenaga kependidikan, pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP), civitas akademika, serta jemaah Masjid Fathun Qarib.
