BREAKING
Otomotif

Mobil Listrik BYD M6 Picu Kecelakaan Beruntun di Jakbar, 3 Tewas

mobil listrik byd m6
Mobil listrik BYD M6 berkelir putih menjadi penyebab kecelakaan beruntun di Jalan Kembang Kerep, Puri Kembangan, Jakarta Barat pada Sabtu sore, 5 September 2026.Foto: tangkapan layar video amatir via Kompas.com.

Komparatif.ID, Jakarta–Mobil listrik BYD M6 berkelir putih menjadi penyebab kecelakaan beruntun di Jalan Kembang Kerep, Puri Kembangan, Jakarta Barat pada Sabtu sore, 5 September 2026.

Kecelakaan maut yang disebabkan oleh kelalaian sopir mobil listrik BYD M6, pada pukul 15.30 WIB tersebut, menyebabkan 3 orang meninggal dunia. Mereka yang meninggal terdiri dari suami-istri dan seorang anak mereka.

Informasi yang dihimpun Komparatif.ID dari portal Tribrata News Polri, kecelakaan maut yang disebabkan oleh mobil listrik asal Cina nopol B 2703 BNA, bermula dari kelalaian K (51) sopir SUV BYD berkelir putih itu. Mobil yang diimpor secara utuh   (Completely Built Up/CBU) ke Indonesia, melaju sangat kencang di turunan setelah jembatan flyover.

Menurut laporan sementara, K kehilangan kendali atas kendaraan yang ia kemudikan. Tersebar desas-desus bila sistem pengeremen kendaraan tersebut macet tiba-tiba, membuat laju mobil itu semakin kencang di turunan.

K juga tidak bisa menghindari  MPV Toyota Kijang Innova yang berada di depannya. Dengan tabrakan kuat, Kijang yang terkena tabrak, menabrak Toyota Fortuner, yang kemudian berlanjut dengan tubrukan kuat terhadap pengendara sepeda motor Yamaha Vario yang menyebabkan Andi Prasetyo (40), Yeni Sumarti (39), dan anak mereka, Zeline Zakeisha (7) meninggal dunia. Andi sendiri meninggal di di rumah sakit, sedangkan anak dan istrinya mengembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian.

Empat penumpang mobil listrik tersebut luka-luka. Mereka adalah K selaku sopir, dua lansia penumpang BYD (SS, 75 dan HA, 73), serta satu penumpang Kijang Innova (YL, 39) yang semuanya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat

Baca: 6 Komponen Motor yang Wajib Segera Diganti

Sementara itu, mobil listrik BYD M6 terpental menabrak tiang lampu jalan dan tersangkut di median.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz Gumilang, menegaskan kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan dan masih melakukan olah TKP serta penyelidikan mendalam.

Menurut informasi Tribrata News Polri, K telah ditangkap oleh polisi. Pihak penegak hukum melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk tes urine dan alkohol, untuk memastikan apakah ada faktor kelalaian (human error), kondisi medis tertentu, atau kepanikan saat mengemudi mengingat jalur tersebut berupa turunan tajam.

Pihak Satlantas Polresta Jakarta Barat bersama Ditlantas Polda Metro Jaya telah melakukan olah TKP menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA). Metode ini digunakan untuk merekonstruksi secara digital kecepatan pasti mobil listrik tersebut sebelum benturan dan mendeteksi jejak pengereman di aspal. Polisi belum mengumumkan hasilnya.

1 Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *