BREAKING
Otomotif

Lansia 79 Tahun Pengemudi BYD Selion 7 Halangi Ambulans di Solo

Lansia 79 Tahun Pengemudi BYD Selion 7 Halangi Ambulans di Solo
Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Solo— Soeharso (79) pengemudi mobil listrik BYD Selion 7 berkelir putih, membuat ulah di jalan raya pada Senin, 21 September 2026. Dia dengan sengaja menolak memberikan jalan kepada ambulans yang sedang mengevakuasi pasien lanjut usia yang membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, di kawasan Jalan Yos Sudarso, Surakarta alias Solo. Pagi itu, Wirawan yang menjadi driver ambulans Relawan SABER, sedang buru-buru mengantarkan Suparjo (74) pasien lansia ke RSUD Dr. Moewardi Solo. Pasien merupakan warga Blimbing, Gatak, Sukoharjo.

Saat dievakuasi ke rumah sakit, Suparjo dalam kondisi kritis akibat sakit komplikasi. Ia mengalami penurunan kesadaran, dan saturasi oksigennya sudah menyentuh angka 80.

Berdasarkan video amatir yang beredar di media sosial berdurasi 1 menit 31 detik, ambulans sudah menyalakan sirene secara lantang dan membunyikan klakson panjang.

Namun, mobil BYD Sealion 7 putih bernomor polisi AD 1627 ZO yang berada di depannya tetap melaju di sisi kanan jalan dan enggan memberi ruang.

Menurut keterangan Wirawan, pengemudi BYD Selion 7 tersebut beberapa kali melakukan pengeremen mendadak, sehingga menyulitkan laju ambulans.

Ambulans juga tidak dapat mendahului dari lajur kiri, karena area tersebut padat oleh kendaraan yang parkir. Ditambah lagi jejeran gerobak pedagang menambah ruwet arus lalu lintas. Ambulans baru bisa lolos setelah mencapai perempatan Nonongan dengan bantuan teriakan dari sejumlah pengendara sepeda motor di lokasi.

Baca juga: Mobil Listrik BYD M6 Picu Kecelakaan Beruntun di Jakbar, 3 Tewas

Dengan susah patah akhirnya ambulans tersebut berhasil mencapai rumah sakit. Suparjo langsung mendapatkan penanganan medis dan dipindahkan ke ruang ICU .

Dua hari kemudian, tepatnya 23 September 2026, lansia itu mengembuskan nafas terakhir di rumah sakit.

Perilaku Pengemudi BYD Selion 7 Viral

Aksi ugal-ugalan dan nir-empati pengemudi BYD Selion 7 tersebut viral di internet. Warganet marah. Polisi dari Satlantas Polresta Solo bergerak cepat. Dalam tempo tidak lama, polisi berhasil menemukan pelakunya. Ia seorang pria lansia berusia 79 tahun, warga Sanggrahan, Grogol, Sukoharjo.

Kepada polisi, Soeharso menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Dia mengatakan bahwa dirinya tidak mendengar suara rotator ambulans. Pria gaek tersebut juga mengatakan tidak memiliki niat buruk. Kejadian itu murni karena faktor penurunan fungsi indra akibat usia lanjut, situasi jalanan yang ramai, serta kondisi kabin mobil BYD Selion 7 yang dinilai kedap suara.

Di kantor polisi kedua belah pihak sepakat berdamai. Pun demikian, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Solo, AKP Kurniawan Triatmojo, menegaskan bahwa penegakan hukum tetap berjalan.

Petugas resmi menjatuhkan sanksi tilang kepada Soeharso karena terbukti melanggar hak prioritas jalan kendaraan darurat yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Sumber: Detik, Radar Solo, Kompas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *