Komparatif.ID, Jenewa— Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin masuk dalam daftar enam kandidat resmi calon Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berikutnya. Budi menjadi satu-satunya kandidat yang berasal dari Asia Tenggara dalam pemilihan yang akan menentukan pengganti Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Berdasarkan daftar yang tercantum di situs resmi WHO, batas waktu pengajuan nominasi calon Direktur Jenderal telah ditutup pada 24 September 2026.
Eks Dirut Mandiri itu mengatakan dirinya mendapat penugasan untuk maju dalam proses pemilihan tersebut. Ia meminta doa terkait pencalonannya sebagai calon pemimpin organisasi kesehatan dunia itu.
“Ya, doain aja deh. Ini kan udah ditugaskan oleh Presiden,” ujar Budi saat dimintai tanggapan mengenai pencalonannya, Senin (28/9/2026).
Dalam daftar yang diumumkan, terdapat enam nama kandidat yang akan mengikuti rangkaian proses pemilihan Direktur Jenderal WHO. Selain Budi, kandidat lainnya berasal dari Qatar, Arab Saudi, Belgia, Spanyol, dan Botswana.
Baca juga: RSUDZA Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Optimal Usai Pergub JKA Berlaku
Kandidat dari Qatar Hanan Mohammed Al-Kuwari, iq merupakan mantan Menteri Kesehatan Qatar. Dari Arab Saudi Hanan Balkhy, seorang dokter yang saat ini menjabat sebagai Direktur Regional WHO untuk kawasan Mediterania Timur.
Kandidat berikutnya adalah Hans Kluge dari Belgia. Kluge merupakan dokter yang menjabat sebagai Direktur Regional WHO untuk Eropa. Sementara dari Spanyol Maria Neira, seorang dokter dan epidemiolog yang pernah menduduki sejumlah posisi di organisasi kesehatan dunia itu.
Dari Botswana Gevorg Tamamyan, seorang dokter spesialis onkologi anak.
Proses pemilihan Direktur Jenderal selanjutnya akan berlangsung melalui beberapa tahapan. Para kandidat dijadwalkan mengikuti forum kandidat pada November 2026. Dalam forum tersebut, para kandidat akan memaparkan visi dan rencana mereka dalam memimpin WHO.
Tahapan berikutnya berlangsung pada Januari 2027. Dewan Eksekutif akan melakukan penyaringan terhadap para kandidat dan memilih hingga tiga nama untuk diajukan ke tahap selanjutnya.
Kandidat yang nantinya terpilih akan menggantikan Tedros Adhanom Ghebreyesus sebagai Direktur Jenderal. Tedros telah memimpin organisasi kesehatan dunia tersebut sejak 2017.
