Komparatif.ID, Banda Aceh—Sepasang manusia yang sedang berikhtilat di dalam gelap di spot car cafe Ule Lheu, Banda Aceh, diringkus Satpol PP WH. Mereka tertangkap sedang bergelap-gelapan di dalam gelapnya malam, Rabu, 12 Agustus 2026.
Menurut informasi yang dikumpulkan Komparatif.ID, malam itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal, memimpin pasukannya melakukan pengawasan sosial dan syariah di kawasan Pelabuhan Ule Lheu.
Sepanjang jalan menuju Pelabuhan Ule Lheu bertebaran pegadang kaki lima, dan orang-orang yang menikmati suasana angin laut dan suara deburan ombak Samudera Hindia.
Dan……, di tengah remang-remangnya malam di kawasan jalan menuju Pelabuhan Ule Lheu, di dekat sebuat spot car cafe, Polisi Syariah mendapati sepasang manusia yang sedang asyik-masyuk mesra-mesraan.
Baca juga: Sedang Asyik Peh Tem, Satpol PP WH Angkut Pria Berperilaku Menyimpang
Ketika didekati petugas, mereka mengaku sudah menikah. Tapi sialnya Polisi Syariah tidak percaya. Mungkin manusia berikhtilat itu mengira Satpol PP WH merupakan anak kemarin sore yang mudah dikibuli. Mereka tidak tahu bahwa Satpol PP WH merupakan petugas yang sudah kenyang makan asam garam dunia pelanggaran sosial.
Polisi Syariah meminta kartu identitas mereka. Tara! Mereka tak punya bukti. Bahkan perempuan yang terlibat dalam kegiatan ikhtilat tersebut masih remaja.
Tapi, si remaja perempuan yang ketakutan akan diangkut ke Kantor Satpol PP WH Banda Aceh, denial. Dia melakukan perlawanan terhadap petugas yang bermaksud memberikan tausyiah dan pembinaan.
Karena beperilaku denial, Polisi Syariah menempuh cara pembinaan lebih tegas. Pasangan yang melakukan tindakan ikhtilat di kegelapan tersebut diringkus ke markas. Selanjutnya petugas memanggil orang tua dari pelaku. Tara!
