BREAKING
Ekonomi

Peta Kekayaan 10 Orang Terkaya di Indonesia 2026

10 orang terkaya di indonesia
10 orang terkaya di Indonesia belum banyak berubah. Berdasarkan Forbes Real Time Billionares yang diperbaharui setiap saat, para taipan masih dari orang-orang yang sama dari tahun ke tahun.

Komparatif.id- Baru-baru ini Forbes merilis 10 orang terkaya di Indonesia. Data tersebut bersumber dari Forbes Real Time Billionares yang disitat 17 September 2026. Dari data tersebut, terlihat peta kekayaan para taipan Tanah Air.

Saat ini terdapat 10 orang terkaya di Indonesia yang berada di angka US$105,8 miliar. Persaingan antar billionare tidak lagi didominasi oleh pengusaha besar industri rokok dan perbankan konvensional.

Data terbaru bisnis yang dikelola oleh 10 orang terkaya di Indonesia telag bergeser ke sektor ekspansi komoditas, hilirisasi energi terbarukan, hingga infrastruktur di gital masa depan.

BACA: 10 Orang Terkaya di Indonesia Awal 2024

Siapa saja 10 orang terkaya di Indonesia 2026 berdasarkan Forbes Real Time Biilionares? Apa saja lini bisnis mereka? berikut penjelasannya.

Prajogo Pangestu dan Low Tuck Kwong merupakan dua taipan terkemuka yang harta kekayaannya masing-masing menyentuh US$ 16,4 miliar. Prajogo Pangestu,pria kelahiran Kalimantan Barat dan memiliki nama lahir Phang Djoen Phen, merupakan bisnisman yang mengendalikan Barito Pacific Group. Bidang usahanya mendominasi industri petrokimia melalui Chandra Asri, serta pembangkitan energi bersih lewat Barito Renewables.

Low Tuck Kwong sang “Raja Batu Bara”, tetap kokoh di papan atas berkat kinerja moncer emiten pertambangan miliknya, PT Bayan Resources Tbk (BYAN), yang kini juga mulai merambah ke sektor energi terbarukan, pertambangan batu bara skala besar, logistic laut, dan infrastruktur energi.Budi Hartono (Oei Hwie Tjhong) berada di peringkat ketiga, dengan total kekayaan US$ 16,1 miliar. Ia bersama keluarga besar Djarum mengumpulkan pundi-pundi dollar melalui berbagai usaha. Salah satunya yang paling besar yaitu Bank Central Asia (BCA) Tbk, dan industri rokok.

Anthoni Salim (Liem Hong Sien)memiliki kekayaan US$ 11,0 miliar. Ia mengumpulkan uang besar dari bisnis yang dikelola oleh Salim Group dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk.usahanya bergerak dalam sektor pangan, ritel, perbankan, telekomunikasi, dan infrastruktur jalan tol.

Tahir & Keluarga (US$ 9,6 miliar)Inti Bisnis digerakkan oleh Mayapada Group.Sektor Utama yaitu jasa keuangan, perbankan, layanan kesehatan (Jaringan Rumah Sakit Mayapada), properti komersial, dan media.

Sri Prakash Lohia (US$ 8,8 miliar)Inti Bisnis yaitu Indorama Corporation.Sektor Utama bergerak pada industri tekstil, manufaktur petrokimia global, serta produksi polimer (bahan baku plastik) dan pupuk.

Otto Toto Sugiri (US$ 8,0 miliar)Inti Bisnis yaitu PT DCI Indonesia Tbk (DCII).Sektor utama penyedia infrastruktur pusat data (data center) modern skala besar (hyperscale) untuk menopang ekonomi digital Indonesia.

Marina Budiman (US$ 5,7 miliar)Inti Bisnis PT DCI Indonesia Tbk (DCII).Sektor Utama sebagai Rekan penemu (co-founder) sekaligus Presiden Komisaris DCI Indonesia di bidang layanan teknologi dan komputasi awan (cloud infrastructure).

Lim Hariyanto Wijaya Sarwono (US$ 5,1 miliar)Inti Bisnis Harita Group dan Bumitama Agri.Sektor utama bergerak pada perkebunan kelapa sawit serta hilirisasi pertambangan mineral (nikel dan bauksit melalui PT Trimegah Bangun Persada Tbk).

Theodore Rachmat (US$ 4,9 miliar)Inti Bisnis: Triputra Group.Sektor Utama: Konglomerasi agribisnis (kelapa sawit), manufaktur komponen otomotif, logistik, serta kepemilikan saham di industri batu bara (Alamtri Resources Indonesia).

Pergerakan angka kekayaan orang kaya di Indonesia ini dipantau secara ketat karena sebagian besar kepemilikan aset mereka berada di pasar saham. Naiknya permintaan komoditas global, adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) yang memicu kebutuhan pusat data, serta momentum transisi energi hijau di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *