BREAKING
Daerah

Kampung Zakat Pulo Siron Bireuen Raih Penghargaan Nasional

Kampung Zakat Pulo Siron Bireuen Raih Penghargaan Nasional
Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen— Kampung Zakat Gampong Pulo Siron, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, meraih penghargaan atas capaian pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat dari Kementerian Agama untuk kategori Highest Social & Mustahik Impact.

Penghargaan itu diraih melalui kolaborasi program pemberdayaan bersama LAZNAS Yayasan Salam Setara Amanah Nusantara. Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI dan diterima Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen.

Prosesi penyerahan berlangsung di Gedung Kuliah Bersama UIN Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (17/9/2026).

Penetapan Gampong Pulo Siron sebagai penerima penghargaan berkaitan dengan proses pemberdayaan masyarakat yang dilakukan setelah wilayah tersebut mengalami bencana banjir.

Bencana itu sebelumnya merusak sekitar 70 persen wilayah persawahan, sementara hanya sekitar 10 persen lahan yang masih dapat dikategorikan produktif.

Dari kondisi tersebut, program pemulihan aset produktif dilakukan melalui pengembangan peternakan bebek berbasis keterampilan lokal. Program tersebut didukung ketersediaan kandang serta pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diarahkan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Baca juga: Curah Hujan Aceh Diprediksi Meningkat, Mualem Minta Bupati/Wali Kota Siaga

Program pemberdayaan menyasar 20 anggota Kelompok Peternak Sejahtera yang terdiri atas petani, perempuan, ibu rumah tangga, dan pemuda setempat. Pelaksanaannya dirancang secara bertahap selama tiga tahun.

Pada tahun pertama, program difokuskan pada pemulihan kandang dan peningkatan produksi telur. Tahun kedua diarahkan pada peningkatan populasi ternak serta perluasan pasar. Sementara tahun ketiga difokuskan pada regenerasi ternak dan pembentukan koperasi atau unit usaha kelompok.

Rangkaian program tersebut menghasilkan dampak yang mencakup pemulihan pascabencana, peningkatan pendapatan keluarga, serta pembentukan aset produktif bagi masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd., mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil sinergi lintas lembaga selama proses pembinaan di Gampong Pulo Siron.

“Penghargaan ini berkat kerja sama yang solid antara Kementerian Agama Kabupaten Bireuen dengan Badan Amil Zakat Nasional, ditambah dukungan penuh dari LAZNAS Yayasan Salam Setara Amanah Nusantara. Kolaborasi inilah yang menjadi kunci keberhasilan program di Gampong Pulo Siron, mulai dari pemulihan pascabencana hingga terbentuknya aset produktif yang berkelanjutan bagi mustahik,” jelasnya.

Zulkifli berharap capaian tersebut dapat memotivasi gampong-gampong lain di Bireuen untuk mengembangkan model pengelolaan zakat berbasis pemberdayaan masyarakat.

Bupati Mukhlis turut menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Gampong Pulo Siron. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja masyarakat, pendampingan yang konsisten, serta pelaksanaan program yang mengikuti prosedur dan tata kelola yang benar.

“Kami sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas ditetapkannya Gampong Pulo Siron sebagai Kampung Zakat. Ini adalah hasil kerja keras masyarakat, pendampingan yang konsisten, serta proses yang dijalankan sesuai prosedur dan tata kelola yang benar, sehingga layak menjadi contoh bagi gampong-gampong lain di Kabupaten Bireuen,” ujarnya.

Bupati Mukhlis juga menyebut pengelolaan zakat produktif yang dilakukan secara tertib administrasi dan disertai pengawasan dapat memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat pascabencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *