Komparatif.ID, Idi— Pemerintah Gampong Meunasah Tunong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi, Senin (7/9/2026).
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan serta dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan piatu.
Keuchik Gampong Meunasah Tunong, Yasir Arafat, S.P, mengatakan pelaksanaan Maulid Nabi 1448 H dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan dan kekompakan seluruh elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sukses terlaksana berkat dukungan semua pihak, baik pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, masyarakat maupun pihak-pihak terkait lainnya,” ujar Yasir Arafat.
Menurutnya, kebersamaan masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam menyukseskan berbagai kegiatan di tingkat gampong, terutama kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Baca juga: Pemkab Bireuen dan MDMC Tanam 700 Jeruk Bali di Pante Lhong
Ia berharap semangat gotong royong dan kekompakan yang telah terbangun di Gampong Meunasah Tunong dapat terus dipertahankan. Semangat tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan sosial maupun keagamaan pada masa mendatang.
Arafat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga Gampong Meunasah Tunong yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW berjalan lancar.
“Dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya selaku pelaksana roda pemerintahan Gampong Meunasah Tunong mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh warga Gampong Meunasah Tunong yang telah menyukseskan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H/2026 M,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pemberian santunan kepada anak yatim dan piatu diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Meunasah Tunong mampu menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam momentum keagamaan. Meunasah Tunong kompak. Salam sukses untuk kita semua,” pungkas Yasir Arafat.
