BREAKING
Daerah

3 Hektare Sawah di Peudada Terbakar, Jalan Medan-Banda Aceh Sempat Tertutup Asap

3 Hektare Sawah di Peudada Terbakar, Jalan Medan-Banda Aceh Sempat Tertutup Asap
Petugas Pemadam Kebakaran Bireuen dibantu personel Koramil Peudada saat memadamkan api. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen– Kebakaran rumput sawah terjadi di kawasan tepi jalan nasional Banda Aceh-Medan, tepatnya di Gampong Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 13.55 WIB.

Kebakaran tersebut menyebabkan asap tebal menutupi badan jalan sehingga jarak pandang pengguna jalan menjadi terbatas dan sempat memicu kemacetan.

Komandan Regu BPBD Bireuen Pos Utama Kota Juang, Safrizal, S.Pd., mengatakan pihaknya langsung merespons laporan kebakaran yang disampaikan oleh salah seorang pegawai Kantor Camat Peudada.

Menurut Safrizal, petugas bergerak cepat ke lokasi untuk memadamkan api karena asap dari kebakaran sempat mengganggu jarak pandang pengendara yang melintas di jalan nasional tersebut.

“Kami bergerak cepat memadamkan api, secepat mungkin, agar peristiwa tabrakan beruntun yang pernah terjadi di Gampong Padang Kasap, Kecamatan Peulimbang, tidak terulang kembali,” ujar Safrizal.

Untuk mempercepat proses pemadaman, BPBD Bireuen mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran. Empat unit berasal dari Pos Utama Kota Juang, sedangkan satu unit lainnya dikerahkan dari Pos Kecamatan Juli.

Setibanya di lokasi, petugas pemadam kebakaran langsung melakukan penyiraman dan penyisiran terhadap area yang terbakar. Proses tersebut juga dibantu anggota Koramil dan anggota Polsek Peudada.

Baca juga: Tito Siapkan 3 Skema agar PPPK Pemda Tak Dirumahkan

Kebakaran melanda lahan rumput sawah dengan luas sekitar tiga hektare. Dalam proses pemadaman, petugas memperkirakan menggunakan sekitar 20.000 liter air untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak merambat ke area lainnya.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali.

Safrizal mengatakan proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan. Petugas juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Selain itu, tidak dilaporkan adanya kerugian materi akibat kebakaran.

Setelah kondisi di lokasi dinyatakan aman, arus lalu lintas di jalan nasional Banda Aceh-Medan kembali lancar. Petugas beserta armada pemadam kebakaran kemudian kembali ke pos masing-masing.

“Setelah kami pastikan aman, lalu lintas kembali lancar, anggota dan armada baru kembali ke pos masing-masing,” kata Safrizal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *