BREAKING
Ekonomi

Usai Perry Mundur, Rupiah Tertekan, IHSG Goyah

Rupiah Kembali Loyo, Tembus Rp17.630 per Dolar AS Pagi Ini Usai Perry Mundur, Rupiah Tertekan, IHSG Goyah
Ilustrasi. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Jakarta— Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada awal perdagangan Senin (27/7/2026), usai Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan tersebut.

Rupiah dibuka di level Rp17.972 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 9 poin atau 0,05 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan rupiah berlangsung di tengah kondisi mata uang kawasan Asia yang bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China menguat 0,08 persen, peso Filipina naik 0,22 persen, ringgit Malaysia terapresiasi 0,17 persen, dolar Singapura menguat 0,13 persen, yen Jepang naik 0,20 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen.

Sementara itu, mata uang utama negara-negara maju kompak menguat terhadap dolar AS. Euro terapresiasi 0,36 persen, poundsterling Inggris naik 0,28 persen, dolar Australia menguat 0,35 persen, dolar Kanada terapresiasi 0,16 persen, dan franc Swiss melonjak 0,46 persen.

Di pasar saham, IHSG juga dibuka melemah. Hingga pukul 09.05 WIB, indeks turun 33,61 poin atau 0,54 persen ke level 6.162. Pergerakan tersebut berlangsung setelah muncul sentimen terkait keputusan Perry Warjiyo untuk mengundurkan diri dari posisi Gubernur BI.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, pada awal perdagangan tercatat 185 saham menguat, 237 saham melemah, dan 250 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp10.868,984 triliun.

Volume perdagangan mencapai 652,05 juta saham dengan nilai transaksi Rp359,52 miliar. Adapun frekuensi transaksi tercatat sebanyak 72.988 kali.

Baca juga: Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo Mundur

Sebelumnya, Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI sebelum masa tugasnya berakhir pada 2028. Pengunduran diri tersebut disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Untuk sementara, jabatan Gubernur BI diisi oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara.

Destry menyampaikan pengunduran diri Perry dilakukan secara sukarela karena alasan pribadi. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

“Pengunduran diri Saudara Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia secara sukarela karena alasan pribadi pada tanggal 25 Juli 2026,” kata Destry.

Menurut Destry, Dewan Gubernur BI kemudian menetapkan dirinya sebagai Pejabat Gubernur Sementara dalam Rapat Dewan Gubernur pada Minggu, 26 Juli 2026.

Sumber: BloombergTechnoz, CNNIndonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *