Home Khazanah Jeritan Hati Suami Kepincut Pelakor, Salbiah Dicerai Pada Hari Lebaran

Suami Kepincut Pelakor, Salbiah Dicerai Pada Hari Lebaran

salbiah pelakor
Ilustrasi. Dibuat oleh AI Ask Gemini.

Komparatif.ID, Lhoksukon—Salbiah tak pernah menyangka bila hubungan rumah tangganya dengan sang suami harus berakhir tragis. Tanpa kesalahan, dia diceraikan oleh sang suami di hadapan orangtuanya, di hari pertama Lebaran.

Di balik wajahnya yang tenang, Salbiah memendam luka mendalam. Kini ia perlahan bangkit, mengajukan cerai gugat ke Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon. Upaya hukum ini ditempuh Salbiah karena dia telah ditalak secara agama oleh sang suami, di hadapan orangnya Salbiah, tepat pada hari pertama Lebaran.

Berjuang dari nol, demikian diceritakan oleh Salbiah di akun Tiktok-nya, yang disitat Komparatif.ID, Minggu, 28 Juni 2026. Dia dan suami, membangun impian bersama, dengan bermodalkan cinta dan kerja keras.

Ia menikah dengan pilihan hatinya pada tahun 2018. Sebagai pengantin baru, mereka telah memiliki cita-cita membangun hunian layak, tempat mereka dan anak-anak kelak mendapatkan perlindungan. Rumah itu wujud tahun 2022. Di dalam rumah tersebut, Salbiah dan suaminya merawat ketiga anak-anaknya yang masih kecil.

Pada Lebaran itu—ia tak menulis Lebaran apa dan tahun berapa—seperti biasa. Dia menyambut hari kemenangan dengan segenap sukacita.

Seperti Lebaran pada tahun-tahun sebelumnya. Mereka melakukan silaturahmi kepada orangtua dan sanak family. Sebelum berangkat, mereka telah menyiapkan hadiah untuk orang tua masing-masing.

Ketika kunjungan itu dilakukan ke rumah ibunya sang perempuan, sesuatu yang tidak pernah disangka-sangka pun terjadi. Setelah saling bersalaman, sang suami dengan nada bicara datar, “mengembalikan” Salbiah kepada ibunya. Saat dia diceraikan, rona wajah sang suami seperti tidak menanggung beban apa pun.

Mendengar kata itu, Salbiah seperti disambar petir di siang hari yang cerah. Dia kaget, tapi sekaligus kehilangan kata-kata. Hanya air mata yang menunjukkan bahwa dirinya terluka dan tak pernah menyangka.

Salbiah menatap ketiga anaknya, dua laki-laki dan satu perempuan. Sejak saat itu dia tidak pulang ke rumah yang mereka bangun bersama, dengan segenap cinta dan air mata.

Bukan hanya diceraikan, ia turut juga diperlakukan lebih buruk. Barang-barangnya di rumah ditaruh di garasi. Dia sangat kesulitan saat hendak mengambil barang miliknya dan anaknya.

Gerbang rumah digembok, tidak cukup satu, tapi dua. Ia dan anak-anaknya diperlakukan seperti orang asing. Dan sang bekas suami, sedang bahagia dengan istri barunya dan anak sambungnya.

Pelakor Bukan Orang Asing, Perempuan yang pernah Dibantu Salbiah

Siapa yang merenggut kebahagiaan Salbiah? Perempuan tersebut merupakan orang yang pernah dibantu olehnya. Sang perempuan dan suaminya dikejar-kejar utang. Mereka akhirnya diberikan tempat tinggal di sebuah pondok di tambak milik Salbiah dan suami.

Sang perempuan merupakan ratu tega. Dia berselingkuh dengan suaminya Salbiah. Dan demi mendapatkan fasilitas sang idaman hati, sang pelakor tega menfasakh suaminya sendiri, di hari Lebaran pertama juga.

Gugat ke Mahkamah Syar’iyah

Sang single mother merupakan perempuan kuat. Meski telah diperlakukan sangat buruk, ia tak tenggelam dalam duka. Meski rasa sakit telah merobek-robek hati dan menghujam ulu jantungnya, ia tetap berdiri, demi akal sehat dan anak-anaknya.

Mereka boleh kehilangan ayah, tapi mereka tak boleh kehilangan ibu. Ia harus kuat demi anak-anak.

Perempuan pemberani itu tetap melanjutkan hidup, berjualan produk-produk perawatan kecantikan melalui media sosial. Akun medsosnya aktif mengabarkan upayanya menjual produk kecantikan wanita.

Baca: 5 Tahapan Pelakor Syariah Menjerat Suami Anda

Dia mengajukan sengketa ke Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon. Dia ingin secepatnya memiliki kartu keluarga sendiri. Tapi yang menarik, sang mantan belum sekalipun hadir ke MS Lhoksukon.

Di medsos, dukungan mengalir untuk sang perempuan. Mereka yang haru kisah perjuangan sang ibu tiga anak, memberikan dukungan moril kepada sang perempuan.

Previous articleBPMA Targetkan Proyek OPL Arun dan SLS Onstream pada 2027

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here