
Komparatif.ID, Bireuen— Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bireuen resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) yang ditandai dengan pelepasan 445 petugas pendataan lapangan di Halaman Apel Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Senin (15/6/2026).
Pencanangan dan pelepasan petugas sensus tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bireuen, Sekretaris Daerah, Kepala BPS Kabupaten Bireuen, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen, kepala instansi vertikal, para camat, serta tokoh masyarakat.
Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., mengatakan Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda statistik rutin nasional, melainkan instrumen strategis yang akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Menurutnya, komitmen yang dicanangkan bersama bukan hanya seremonial, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab dan tekad untuk menghasilkan data statistik yang berkualitas, akurat, dan dapat dipercaya.
Data tersebut nantinya menjadi landasan utama bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan.
“Komitmen bersama yang kita canangkan hari ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan wujud tanggung jawab dan tekad kita bersama untuk menghasilkan data statistik yang berkualitas, akurat, dan dapat dipercaya,” kata Mukhlis.
Bupati Mukhlis menambahkan, hasil sensus diharapkan mampu menyajikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah. Data yang dihasilkan akan dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, menarik investasi, memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta meningkatkan daya saing daerah guna mendorong kesejahteraan masyarakat Bireuen.
Baca juga: Wakil Bupati Bireuen Dorong Hasil Lokakarya ARISE Jadi Acuan Kesiapsiagaan Bencana
Bupati Mukhlis juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas lapangan yang akan melaksanakan pendataan di seluruh wilayah kabupaten. Ia mengingatkan agar petugas menjaga integritas, profesionalisme, disiplin, serta menjunjung tinggi independensi dalam menjalankan tugas.
“Saudara-saudara sekalian adalah ujung tombak yang mengemban amanah penting bagi bangsa dan daerah. Saya berpesan agar seluruh petugas senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai independensi. Bangun komunikasi yang baik dengan pelaku usaha, patuhi prosedur, serta jagalah nama baik institusi dengan mengedepankan etika dan sikap yang santun di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Bireuen, Ir. Maimun, melaporkan sebanyak 445 petugas sensus akan diterjunkan ke 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen. Pendataan lapangan dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan metode door to door atau dari pintu ke pintu terhadap seluruh unit usaha.
Sebagai penutup, pencanangan ditandai dengan pelepasan balon Sensus Ekonomi 2026 secara simbolis dan pelepasan resmi para petugas pendataan lapangan yang akan mulai bertugas di wilayah kerja masing-masing.












