Komparatif.ID, Bireuen– Seorang warga Dusun Blang Leupu, Gampong Blang Mane, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, diduga mengakhiri hidupnya akibat tekanan masalah ekonomi. Korban diketahui bernama Andika Sahputra (31), seorang buruh tani yang berdomisili di dusun tersebut.
Kapolsek Peusangan Selatan AKP Abdullah S.Sos menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 13 Juni 2026, sekitar pukul 09.00 WIB.
“Kami hanya mendampingi saja, sementara yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari Tim Reserse Kriminal Polres Bireuen,” kata AKP Abdullah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (14/6/2026).
Keuchik Gampong Blang Mane, Ramadhan, menjelaskan korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumahnya pada Sabtu pagi.
Menurut Ramadhan, sehari sebelum kejadian, tepatnya pada Jumat sore, 12 Juni 2026, korban sempat terlibat cekcok dengan istrinya. Perselisihan tersebut, kata dia, bukan kali pertama terjadi, melainkan telah berulang dalam beberapa waktu terakhir.
“Pada saat terjadi cekcok dengan istrinya, almarhum pernah mengutarakan niat ingin mengakhiri hidupnya sendiri. Saat itu dikira hanya luapan emosi, tetapi hari ini benar-benar terjadi,” ujar Ramadhan.
Setelah pertengkaran tersebut, istri korban memilih pergi ke rumah orang tuanya yang berada tidak jauh dari tempat tinggal mereka. Langkah itu dilakukan agar situasi tidak semakin memanas.
Baca juga: UNIKI Gelar Lomba SKJ, 12 Tim dari Sekolah dan Kampus Ambil Bagian
Keesokan paginya, istri korban kembali ke rumah sambil mencari keberadaan suaminya. Namun, dari luar rumah ia tidak melihat korban. Ia kemudian memanggil mertuanya untuk membantu masuk ke dalam rumah.
Mariyani (65), ibu korban, kemudian datang dan membuka pintu rumah. Saat memasuki rumah, ia mendapati anaknya telah meninggal dunia. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Keuchik Gampong Blang Mane.
Pihak kepolisian kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan lebih lanjut bersama tim dari Polres Bireuen.
Catatan redaksi:
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala depresi, memiliki kecenderungan menyakiti diri sendiri, atau muncul pikiran untuk bunuh diri, segera cari bantuan profesional atau Anda dapat menghubungi layanan kesehatan mental darurat atau berkonsultasi dengan psikolog dan psikiater terdekat melalui kontak berikut:
Hotline LISA (Love Inside Suicide Awareness): Hubungi telepon 0811-3855-472 atau pesan WhatsApp 0811-3815-472 (Tersedia 24 jam).
Layanan SEJIWA (Kemenkes & HIMPSI): Hubungi saluran telepon darurat 119 lalu tekan ekstensi 8 (Tersedia setiap hari pukul 09.00 – 21.00 WIB).













