Home Politik Akademisi UIN Ar-Raniry Bahas Muslim Muda & K-Pop di SNU Seoul

Akademisi UIN Ar-Raniry Bahas Muslim Muda & K-Pop di SNU Seoul

Akademisi UIN Ar-Raniry Bahas Muslim Muda & K-Pop di SNU Seoul
Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Eka Srimulyani, saat memberikan kuliah tamu di Seoul National University (SNU), Seoul, Korea Selatan. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Banda Aceh— Akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Eka Srimulyani, diundang menyampaikan kuliah tamu di Seoul National University (SNU), Seoul, Korea Selatan, dengan mengangkat tema riset tentang generasi muda Muslim dan pengaruh budaya K-Pop.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan temuan penelitian yang menunjukkan adanya percampuran budaya di kalangan generasi muda Muslim, terutama dari kelompok diaspora seperti mahasiswa internasional dan pekerja migran yang berinteraksi dengan budaya populer Korea.

Kuliah tamu tersebut menjadi bagian dari kerja sama akademik antara UIN Ar-Raniry dan Seoul National University, sekaligus membuka ruang diskusi mengenai dinamika identitas Muslim muda di tengah arus globalisasi budaya.

Riset tersebut tidak hanya menyoroti Muslim diaspora, tetapi juga generasi muda Muslim dari masyarakat Korea yang menjadi mualaf. Temuan ini menggambarkan dinamika identitas dan praktik budaya di tengah interaksi dengan budaya populer Korea yang berkembang pesat.

Kelas tempat Eka mengajar diampu oleh Sunsang Yoo yang juga menjabat sebagai Direktur Global Education Cooperation. Mata kuliah ini berfokus pada kajian pendidikan dan kerja sama pembangunan internasional.

Selain itu, Eka juga memberikan kuliah di Asia Centre Seoul National University atas undangan Kim Hyung Jong. Dalam undangan tersebut, Kim berharap kuliah tamu ini dapat mendorong diskusi dan kolaborasi di kalangan peneliti serta mahasiswa, khususnya di lingkungan Southeast Asia Centre.

Baca juga: IAN UIN Ar-Raniry Jalin Kerja Sama Multibidang dengan Kampus Tertua Korea Selatan

Eka menyebutkan, kegiatan ini merupakan bagian dari kelanjutan kerja sama akademik yang telah terjalin sebelumnya. Ia menilai pengalaman ini penting untuk memperluas riset lapangan di luar negara dan masyarakat sendiri. Ia juga mengakui adanya kendala bahasa selama proses penelitian, namun hal itu dapat diatasi dengan bantuan asisten peneliti dari Korea yang mendukung pelaksanaan kerja lapangan.

Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik antar institusi. Ia juga menyampaikan bahwa kedua pihak telah bersepakat untuk melanjutkan kerja sama riset ke tahap berikutnya, termasuk publikasi, serta membuka peluang kolaborasi lain yang relevan bagi pengembangan institusi.

Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Mujiburrahman, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai kepercayaan yang diberikan oleh SNU menunjukkan adanya pengakuan internasional terhadap kapasitas akademisi UIN Ar-Raniry.

Menurutnya, hal ini juga sejalan dengan reputasi Seoul National University yang secara konsisten masuk dalam jajaran perguruan tinggi terbaik dunia versi World University Rankings. Ia berharap capaian ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat internasionalisasi kampus dan mendorong lebih banyak dosen untuk berkiprah di tingkat global.

Previous articleKeuchik Wajib Lapor LPJ Tiap Akhir Tahun, Ini Batas Waktunya
Next articleRemaja Masjid Samalanga Susun Kepengurusan Baru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here