Home News Daerah Pemulihan Aceh Dikebut, Safrizal: Progres Terus Bergerak Meski Dinamis

Pemulihan Aceh Dikebut, Safrizal: Progres Terus Bergerak Meski Dinamis

Pemulihan Aceh Dikebut, Safrizal: Progres Terus Bergerak Meski Dinamis
Kepala Posko Wilayah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Sagas PRR) Aceh, Safrizal ZA. Foto: HO for Komparatif.lD.

Komparatif.ID, Banda Aceh— Pemulihan pascabencana di Aceh terus menunjukkan kemajuan yang signifikan seiring percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di berbagai sektor.

Kepala Posko Wilayah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Sagas PRR) Aceh, Safrizal ZA, menyampaikan capaian pemulihan terus mengalami perkembangan yang dinamis mengikuti kondisi di lapangan.

Safrizal menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan situasi di lapangan. Ia menyebutkan data progres terus bergerak seiring adanya perbaikan maupun kendala yang muncul di lapangan.

Menurutnya, terdapat kondisi di mana infrastruktur yang telah selesai dikerjakan dapat kembali mengalami kerusakan akibat faktor tertentu, namun segera ditangani kembali hingga selesai.

“Data progres selalu bergerak mengikuti dinamika lapangan. Ada jembatan yang baru dilaporkan selesai, namun karena keadaan tertentu bisa kembali rusak, dan pada waktu berikutnya sudah selesai dikerjakan lagi. Begitu pula dengan aspek lain, sehingga capaian persentase bisa berubah dari hari ke hari,” ujarnya saat media gathering di Banda Aceh, Selasa (7/4/2026).

Baca juga: Kasatgaswil Ungkap Alasan Data Bencana di Aceh Terus Berubah

Safrizal menjelaskan pada aspek pelayanan pemerintahan, sebagian besar wilayah terdampak telah kembali berfungsi. Dari 18 kabupaten/kota yang terdampak, sebanyak 10 daerah dilaporkan sudah kembali normal dalam menjalankan layanan pemerintahan kepada masyarakat.

Upaya pembersihan lumpur juga dilaporkan menunjukkan hasil signifikan dengan 92 persen lokasi berhasil ditangani. Untuk lokasi yang masih membutuhkan penanganan terus dikoordinasikan dalam penyiapan alat berat dan sumber daya pendukung lainnya.

Pada sektor infrastruktur, pembangunan jembatan darurat terus dikebut untuk memulihkan konektivitas antarwilayah. TNI dilaporkan telah menyelesaikan pembangunan 97 unit jembatan darurat, sedangkan Polri telah merampungkan 95 persen dari total target yang ditetapkan.

Pemulihan sektor kesehatan juga menunjukkan perkembangan yang positif. Seluruh 23 rumah sakit umum daerah dan 309 puskesmas terdampak kini kembali berfungsi penuh dalam melayani masyarakat.

Sementara itu, 99,6 persen puskesmas pembantu juga sudah kembali beroperasi, mendukung layanan kesehatan di tingkat yang lebih dekat dengan masyarakat.

Begitu pula di sektor pendidikan, sebanyak 3.120 sekolah terdampak telah kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal.

Adapun pada aspek hunian, pembangunan hunian sementara telah mencapai 91 persen. Sementara itu, pembangunan hunian tetap mulai direalisasikan dengan melibatkan dukungan dari berbagai lembaga.

Previous articlePenyumbang Pesawat Pertama Indonesia Nyak Sandang Meninggal Dunia
Next articleTrump Ultimatum Iran: Pengeboman Besar Bila Kesepakatan Gagal Malam Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here