Komparatif.ID, Banda Aceh— Pemerintah mulai menyalurkan Dana Desa tahap pertama tahun anggaran 2026 untuk wilayah Aceh dengan total nilai mencapai sekitar Rp535,77 miliar sejak Senin (9/3/2026).
Penyaluran dana tersebut dilakukan melalui transfer langsung ke rekening kas gampong melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Dengan masuknya dana tersebut, pemerintah gampong diharapkan dapat segera menjalankan berbagai program yang telah direncanakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Iskandar, meminta pemerintah gampong segera memanfaatkan dana yang telah dicairkan, terutama untuk penyaluran BLT Desa kepada keluarga penerima manfaat.
Menurutnya, percepatan penyaluran BLT menjadi penting karena waktunya berdekatan dengan persiapan masyarakat menyambut Hari Raya Idulfitri.
Baca juga: Rp68,48 Miliar Dana Desa Tahap I 2026 di Bireuen Cair
“Kami berharap pemerintah gampong dapat memanfaatkan Dana Desa ini secara tepat sasaran dan transparan. Terlebih menjelang Lebaran Idulfitri, penyaluran BLT Desa kepada keluarga penerima manfaat agar dapat segera direalisasikan sehingga dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” ujar Iskandar, Kamis (12/3/2026).
Ia juga menjelaskan dari total 6.497 gampong yang ada di Aceh, sebanyak 4.851 gampong telah menerima pencairan Dana Desa tahap pertama. Sementara itu, masih terdapat 1.646 gampong yang proses pencairannya belum selesai.
“Kami berharap kepada gampong yang belum cair dana desa tahap I agar segera menyelesaikan proses pencairan agar dana desa bisa berdampak kepada masyarakat untuk menyambut Hari Raya,” katanya.
Iskandar berharap aparatur gampong dapat memanfaatkan dana tersebut secara optimal untuk kepentingan masyarakat serta memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga desa.













