BREAKING
Olahraga

Persiraja Hentikan Tren Negatif, Taklukkan PSIS 3-1

Persiraja Hentikan Tren Negatif, Taklukkan PSIS 3-1 di Semarang
Pelatih Persiraja, M. Ridwan. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Semarang– Persiraja Banda Aceh akhirnya mengakhiri tren negatif di Pegadaian Championship 2026/27. Bertandang ke markas PSIS Semarang pada pekan kelima, Jumat (9/10/2026) malam, Laskar Rencong akhirnya berhasil meraih kemenangan perdana dengan skor 3-1.

Persiraja tampil efektif meski bermain di hadapan pendukung tuan rumah. Tiga gol kemenangan dicetak oleh Risky Safri pada menit ke-8, Martin Chaves pada menit ke-40, dan Rangga Bolang pada menit ke-57. Sementara itu, PSIS hanya mampu membalas satu gol lewat Hari Nur pada menit ke-88.

Hasil ini menjadi kemenangan pertama Persiraja setelah melewati empat pertandingan awal kompetisi tanpa kemenangan. Tambahan tiga poin tersebut sekaligus menjadi modal penting bagi Laskar Rencong untuk memperbaiki performa dan menjaga peluang bersaing pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Pelatih Persiraja, M. Ridwan, mengaku bersyukur timnya mampu mengakhiri catatan buruk tersebut. Menurutnya, kemenangan di Semarang tidak terlepas dari persiapan khusus yang dilakukan para pemain.

“Alhamdulillah kita bisa memutus tren negatif. Kita memang mempersiapkan latihan khusus untuk pertandingan hari ini, dan alhamdulillah hasilnya sesuai harapan,” ujar Ridwan saat konferensi pers seusai pertandingan.

Ia mengatakan kemenangan tersebut dipersembahkan kepada masyarakat Aceh yang terus memberikan dukungan kepada Persiraja. Ridwan juga mendedikasikan hasil positif itu kepada Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, yang berulang tahun pada hari yang sama.

Baca juga: 4 Kali Kalah Beruntun, Bos Yudi Mundur dari Wakil Presiden Persiraja

“Ini juga kami persembahkan sebagai kado untuk masyarakat Aceh dan juga untuk salah satu staf Persiraja yang berulang tahun hari ini, Pak Sekum Rahmat Djailani,” katanya.

Kemenangan atas PSIS juga menjadi hasil positif bagi Ridwan yang baru menjalani dua pertandingan sebagai pelatih kepala Persiraja. Di bawah arahannya, tim mulai menunjukkan perubahan dalam pendekatan taktik dan permainan berbeda dari pada era Jaya Hartono.

Sebelum ditangani Ridwan, Persiraja gagal meraih poin dalam tiga pertandingan pertama. Laskar Rencong kemudian kembali menelan kekalahan pada laga keempat yang berlangsung di Stadion Dimurthala Banda Aceh.

Ridwan mengakui PSIS bukan lawan yang mudah dikalahkan. Ia menilai tim berjuluk Mahesa Jenar itu memiliki kekuatan yang harus diwaspadai.

“Alhamdulillah kita bisa memutus tren buruk itu. Kebetulan juga yang dilawan adalah tim yang kuat, PSIS. Saya melihat apa yang sudah dilakukan pemain, baik dalam latihan maupun pertandingan, dari sisi hasil mereka berhak untuk menang,” ungkapnya.

Ridwan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah bekerja keras selama pertandingan. Menurutnya, hasil yang diraih di Semarang merupakan buah dari perjuangan para pemain yang mampu mengerahkan kemampuan mereka untuk menghadapi tuan rumah.

“Saya ucapkan selamat kepada para pemain saya yang sudah berjuang sekuat tenaga dan mengeluarkan seluruh kemampuan yang mereka punya untuk bertarung. Alhamdulillah, kita memenangkan pertandingan hari ini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *